Berita Pagaralam

3 Hari Jelang Pilkada, Puluhan Pemilih di Pagaralam Tak Dapat Undangan Mencoblos

Di H-3 jelang pencoblosan di Pemilihan Walikota (Pilwako) Kota Pagaralam petugas dan RT sudah

3 Hari Jelang Pilkada, Puluhan Pemilih di Pagaralam Tak Dapat Undangan Mencoblos
ilustrasi Pilkada serentak 2018 (tribunsumsel.com/Khoiril)
Pilkada serentak 2018 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Di H-3 jelang pencoblosan di Pemilihan Walikota (Pilwako) Kota Pagaralam petugas dan

RT sudah mulai membagikan surat undangan kepada pemilih untuk bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 Juni mendatang untuk menyalurkan hak pilih mereka.

Baca: Jaring Caleg Berkualitas, PAN Palembang Gelar Tes Wawancara

Namun sayangnya tidak semua masyarakat atau pemilih yang mendapat undangan atau model C6 tersebut.

Masih banyak masyarakat Pagaralam yang tidak mendapatkan undangan.

Bahkan dalam satu rumah yang memiliki lima pemilih hanya tiga yang mendapatkan undangan.

Baca: Pilih KD atau Syahrini, Jawaban Anang Hermansyah Bikin Ashanty Berikan Hukuman Ini !

Informasi yang dihimpun, Minggu (24/6/2018) menyebutkan, seperti yang dialami beberapa warga yang ada di RT04 RW02 Kelurahan Pagaralam, ada sekitar 91 warga yang tidak mendapatkan undangan untuk mencoblos.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi membenarkan bahwa masih ada masyarakat yang tidak mendapat undangan.

Baca: Viral ! Baru Saja Keluar Dari Dealer, Wanita ini Hancurkan Ferari Seharga Rp 9 Miliar !

"Memang masih ada yang tidak mendapat undangan atau C6. Namun meskipun tak dapat undangan masyarakat tetap bisa nyoblos atau menyalurkan hak suara mereka," ujarnya.

Bagi masyarakat yang tidak mendapat C6 bisa menyalurkan hak suara dengan membawa KTP ke TPS.

Namun pemilih yang tak ada undangan baru bisa menyalurkan hak pilih pada pukul 12.00 WIB.

Baca: Antisipasi Kecurangan di Pilkada, 22 OKP dan Ormas di Palembang Akan Lakukan Pengawasan

"Tetap bisa nyoblos atau menyalurkan hak suara dengan sistem Suket atau dengan menunjukan KTP elektronik kepetugas TPS," katanya.

Disinggung penyebab masih ada warga yang belum mendapat model C6, Yenli mengatakan kemungkinan yang bersangkutan tidak ada di tempat saat petugas coklit datang ke rumah.

Baca: Sukses Bantu Napi yang Dipukul di Lapas Sungailiat , Hotman Paris Dibayar Kerupuk

"Hal ini disebabkan oleh saat petugas coklit mendata yang bersangkutan tidak ada dirumah," jelasnya.

Bagi warga yang belum melakukan perekaman dan ingin mencoblosan atau menyalurkan hak suara masih ada waktu untuk melakukan perekaman dua hari lagi.

"Datang saja ke Dukcapil untuk melakukan perekaman," jelasnya. (SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan)

Baca: Ada Spanduk Penolakan Ustaz Abdul Somad di Sini, Postingan Ini Ungkap Asal Usul UAS,Ternyata

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help