PPDB SMP 6-9 Juni, Disdik Palembang Hanya 30 Persen Gunakan Sistem Zonasi

Sistem zonasi yang sebelumnya digaungkan oleh Disdik kota Palembang untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB)

PPDB SMP 6-9 Juni, Disdik Palembang Hanya 30 Persen Gunakan Sistem Zonasi
google.com
ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sistem zonasi yang sebelumnya digaungkan oleh Disdik kota Palembang untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) ditahun ini tak bisa dilaksanakan sepenuhnya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H Ahmad Zulinto,S.Pd, MM usai rapat langsung di Kementrian Pendidikan beberapa waktu lalu.

Baca: Debat Publik Terakhir, KPU Pagaralam Izinkan Masyarakat Beri Pertanyaan Untuk Paslon

"Beberapa waktu lalu saya ke jakarta rapat bersama seluruh kepala dinas.

Dan saat rapat itu kami sampaikan bahwa ada kendala jika melakukan sepenuhnya PPDB dengan zonasi," ujarnya, Senin (4/6/2018) usai menggelar rapat di ruang kerjanya bersama kepala SMP se kota Palembang.

Baca: Begini Cerita Nenek Miskin Tolak Lamaran Seorang Pria, Ada Kisah Menyakitkan di Masa Lalunya

Ia mengatakan Palembang hanya bisa menerapkan sistem zonasi sebesar 30 persen dan sisanya melihat dari nilai raport serta prestasi.

"Kita terapkan 30 persen full zonasi. Jadi daya tampung dari sekolah 30 persen harus diisi dari siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah," ungkap dia.

Baca: Begini Sindiran Menohok Ruhut Sitompul Kepada Koalisi Umat yang Ingin Lawan Jokowi di Pilpres 2019

Zulinto menengaskan kuota 30 persen ini harus benar-benar diterapkan oleh setiap sekolah yang memprioritaskan rumah anak yang dekat dengan sekolah.

"Mau dia anak pejabat, anak tukang becak atau siapapun kalau rumahnya dekat dengan sekolah harus diterima sesuai dengan kuota 30 persen tersebut," jelasnya.

Baca: Tidak Sesuai Aturan, Ketua Panwaslu Palembang : APK Bukan Ditempel Tapi Disampaikan

Sedangkan 60 persen sendiri yakni diluar zonasi atau dilihat dari nilai rapor siswa.

Dengan rincian 3 dikali USBN ditambah 2 dikali nilai rata-rata rapir dibagi lima.

Baca: Dicap Playgirl,Vanessa Angel Bakal Lepas Masa Lajang,Usai Video Lamaran Kekasih Polisi Bocor!

"Nah hasil nilai ini akan diurutkan berdasarkan peringkat. Sedangkan 10 persen untuk prestasi," bebernya.

Zulinto mengatakan menerapkan sistem ini demi keadilan.

"Tak bisa sepenuhnya kita terapkan zonasi. Tak semua bisa kita terima berdasarkan zonasi mengingat daya tampung sekolah," ungkapnya.

Untuk PPDB sendiri dimulai tanggal 6 Juni hingga 9 Juni 2018.

Baca: Terkenal Lewat Film Drama Snow Angel, Siapa Sangka Artis Taiwan Ini Ternyata Orang Indonesia!

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved