Kekurangan Investasi, Bank Palembang Belum Pergunakan Mesin ATM

Dua tahun meramaikan dunia perbankan di kota Palembang, PT Bank Perkreditan Rakyat Palembang

Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Direktur Utama Bank Palembang, Armansyah 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua tahun meramaikan dunia perbankan di kota Palembang, PT Bank Perkreditan Rakyat Palembang (Bank Palembang), terus menunjukkan angka yang positif.

Meski demikian, banyak kendala yang dialami oleh bank milik pemerintah kota (Pemkot) Palembang ini.

Salah satunya ialah masalah mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Baca: Akibat Bangunan Tidak Selesai, Akreditasi Puskesmas Prabumulih Barat Terancam Dicopot

Dengan kemajuan zaman yang terus berkembang, Bank Palembang masih kesulitan untuk menghadirkan ATM bagi para nasabahnya.

Menurut Direktur Utama Bank Palembang, Armansyah, untuk menyediakan ATM ini diperlukan investasi yang cukup besar, dan Bank Palembang saat ini belum sanggup memenuhi hal tersebut.

Baca: Ribuan Potong Tahu Berformalin di Palembang Ini Dimusnahkan Dengan Cara Dikubur

"Sampai saat ini memang kendala kita, nasabah belum bisa menggunakan ATM. ATM inikan teknologi ya, besar investasinya," kata Arman saat dibincangi Tribunsumsel.

Arman mengakui, ATM merupakan salah satu daya tarik nasabah untuk menabung disuatu bank.

Namun ia menyampaikan, bagi para nasabah yang memang ingin menabung, sebenarnya ATM tidak terlalu dibutuhkan.

Baca: Begini Pengakuan Bocah SD yang Hamili Siswi SMP, Akan Dinikahkan Hingga Jawaban Greget Sang Ayah

"Kalau ATM itukan sama saja nitip, kalau mau belanja di mall diambil.

Tapi kalau menabung tidak menggunakan ATM, pemahaman ini yang kita coba berikan kepada nasabah.

Tapi karena perkembangan jaman, mau tidak mau kita harus penuhi ini," jelasnya.

Baca: Melawan Saat Ditangkap, Tiga Komplotan Curanmor di Palembang Ini Didor Polisi

Selain ATM, yang masih menjadi kendala Bank Palembang ini ialah, kantor cabang.

Saat ini, Bank Palembang hanya memiliki kantor pusat yang berada di kawasan Jalan R Soekamto.

Arman membandingkan dengan bank-bank lain yang memiliki begitu banyak kantor cabang.

Baca: Target Ishak Mekki, Mulai Benahi Infrastruktur Hingga Wujudkan Sekolah Bebas Pungli

"Kendala jaringan juga jadi ya. Memang ada rencana penambahan tapi menunggu regulasi dari OJK, ada ketentuan.

Kalau sehat, 2019 kita baru bisa buka cabang, kita lihat nanti,"‎ tegasnya.

Baca: Tol Palindra Palembang-Indralaya Bisa Dilewati Saat Arus Mudik, Tarif Tetap Rp 6000

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved