Berita OKU Selatan

H-1 Puasa, Pembeli di Pasar Saka Tradisional Selabung Muaradua Membludak Harga Daging Melonjak

Sehari jelang puasa Pasar Saka Tradisional Selabung Muaradua ramai pembeli

H-1 Puasa, Pembeli di Pasar Saka Tradisional Selabung Muaradua Membludak Harga Daging Melonjak
Sripoku.com/Alan Nopriansyah
Suasana Pasar Saka Selabung terlihat ramai pengunjung jelang hari H-1 bulan puasa, Rabu (16/5/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Sehari jelang puasa Pasar Saka Tradisional Selabung Muaradua ramai pembeli dan harga daging alami lonjakan, Rabu, (16/5/2018).

Membludaknya pengunjung pasar tradisional diikuti dengan lonjakan harga jenis daging sapi dan ayam.

Pantauan di pasar Saka Selabung,  pengunjung pasar terlihat ramai berbeda dari hari-hari biasanya.

Baca: Bacaan Lengkap Niat Puasa,Buka Puasa, dan Salat Sunat Tarawih Hingga Witir Ramadan 1439 H

Pengunjung pasar tampak mengunjungi pasar daging dan sayur-mayur dimulai dari kalangan ibu rumah tangga hingga remaja.

Salah seroang pembeli Safitri, mengaku mengunjungi pasar untuk membeli keperluan memasak untuk hari pertama sahur.

"Untuk membeli keperluan memasak karena nanti malam saur pertama," kata dia.

Baca: 2019 Targetkan Rampung, 453 Rumah Tak Layak Huni di OKU Bakal Dibedah

Terpisah, salah seorang pedagang Neli mengatakan hari jelang Ramadan permintaan pasar meningkat karena ramainya pengunjung pasar.

"Hari ini permintaan pasar meningkat mungkin karena persiapan untuk sahur dinihari nanti,"ujarnya.

Baca: Pastikan Makanan di Pasar Bedug Aman, BBPOM Palembang Akan Lakukan Sidak

Dari informasi yang dihimpun sejumlah kebutuhan yang diburu warga seperti daging sapi biasanya seharga Rp 110.000 naik hingga Rp 140.000,

jenis tulang Rp 80.000-90.000 meningkat hingga Rp 120.000, hingga Rp 130.000.

Kemudian untuk Ayam Potong Rp. 40.000 perkilonya atau Rp 55.000 perekornya, dan untuk kebutuhan cabai dan sembako lainnya masih terlihat normal.

Baca: Blak-blakan ! Lewat Tulisan Ini, Yulia Mochamad Beberkan Opick Sudah Menikah Lagi,Ini Katanya!

Editor: Melisa Wulandari
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help