Ryamizard : Tak Ada Tempat Buat Khilafah, Jika Tak Percaya Pancasila Silahkan Keluar dari Indonesia
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi ideologi khilafah di Indonesia.
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA- Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi ideologi khilafah di Indonesia.
Hal itu ditegaskan saat berbicara di depan ratusan warga binaan Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (29/3/2018) dalam rangka peluncuran buku pedoman bela negara untuk penghuni lapas dan rutan.
“Khilafah di sini (Indonesia) tidak pada tempatnya, di sini adalah Pancasila. Presiden Soekarno yang menggali pegangan hidup itu dan kita sebagai rakyat harus percaya,” tegasnya.
Baca: Mengaku Khilaf & Tak Tahan Lihat Temannya, Pemuda Ini Ikut Rudapaksa Anak di Bawah Umur
Menhan menegaskan bahwa siapa saja yang tidak percaya kepada Pancasila dipersilakan untuk meninggalkan Indonesia.
Karena menurutnya pihak yang tidak mempercayai Pancasila sebagai ideologi bangsa bisa membelot dari cita-cita mulia bangsa Indonesia.
“Inti dari semuanya adalah Pancasila, siapa yang tidak percaya Pancasila boleh keluar dari negara ini karena berbahaya dan bisa membelot.”
Baca: Kapten SFC Hamka Hamzah Diserang Hatter Saat Live Instagram, Tulis Kata-kata Kasar dan Kotor
“Pancasila adalah pedoman nasional yang merupakan rahmat Tuhan dan menjadi landasan ideologi persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.
Ryamizard mengingatkan bahwa warga binaan lapas bisa berkontribusi terhadap bangsa dan negara dengan mengikuti bela negara.
Karena menurutnya bela negara berfungsi untuk mempertahankan negara termasuk ideologi bangsa dari serangan yang berasal dari luar negeri.
Baca: Terjerat Isu Transgender, Lucinta Luna Sebut-sebut Nama Ayu Ting Ting, Ada Apa?
“Bela negara ini untuk menghadapi ancaman nyata yang sedang ditujukan ke Indonesia mulai dari terorisme, pelanggaran perbatasan, pencurian sumber daya alam, perdagangan narkoba, perdagangan manusia, cyber crime, wabah penyakit, dan lain-lain.”
“Pernah ada yang menyatakan prediksi bahwa menghadapi terorisme dengan senjata saja hanya menghasilkan sedikit, tapi kalau menghadapi terorisme dengan didukung rakyat yang sadar akan bela negara itu baru berdampak signifikan,” pungkasnya.
Baca: Mengejutkan, Ini 5 Pengakuan Maia Estianty Tentang Irwan Mussry, OMG Ahmad Dhani Kalah Jauh!