Berita Palembang

Tahun Ini UIN Raden Fatah Palembang Terima 3.710 orang Mahasiswa

- Seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) saat ini tengah berlangsung.

Tahun Ini UIN Raden Fatah Palembang Terima 3.710 orang Mahasiswa
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Wakil Rektor I UIN Raden Fatah, Ismail Sukardi saat menjelaskan sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN di gedung rektorat UIN Raden Fatah, Rabu (31/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Sri Hidayatun

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) saat ini tengah berlangsung.

Untuk ditahun ini, UIN Raden Fatah Palembang akan menerima mahasiswa baru sebanyak 3.710 orang mahasiswa untuk mengisi sembilan fakultas dan 37 program studi.

Ada lima jalur penerimaan mahasiswa baru (PMB) UIN Raden Fatah yakni melalui kemenristekdikti ada 2 jalur yakni SNMPTN dan SBMPTN, melalui kemenag ada dua jalur yakni SPAN-PTKIN dan UM- PTKIN dan Ujian Mandiri (UM).

Wakil Rektor I UIN Raden Fatah, Ismail Sukardi mengatakan penerimaan mahasiswa baru saat ini tengah berlangsung.

Untuk saat ini, lanjut dia yakni sedang dalam tahap pengisian verifikasi pangakalam data sekolah siswa (PPDS) yang dimulai sejak 13 Januari hingga 10 Febuari 2018 mendatang untuk jalur SNMPTN.

Sedangkan jalur SBMPTN pendaftaran online mulai 5 April hingga 27 April. Jadwal SPAN-PTKIN pengisian PDSS muali 30 Januari sampai 24 Febuari 2018, verifikasi PDSS 2 Febuari sampai 3 Maret 2018 dan pendaftaran 1 Maret sampai 29 Maret 2018 dam jadwal UM-PTKIN pendaftaran mulai 12 April hingga 8 Mei 2018.

"Jadi untuk saat ini sedang proses SNMPTN yang sudah dilakukan sejak 13 Januari lalu dan tahap jadwal SPAN -PTKIN," ujarnya disela sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN, Rabu (31/1/2018).

Namun terkait bidik misi, ia mengatakan UIN memang beda dengan PTN. Bidik misi ini dilakuka setelah mahasiswa diterima dan akan diseleksi untuk penerima bidik misi.

"Tahun lalu ada 165 bidik misi dan tahun ini kita belum tahu ada berapa kuota," ungkap dia.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help