TribunSumsel/

Berita Lubuklinggau

Seakan Tak Jera, Pria Ini Keluar Dari Sel Malah Kembali Berulah di 14 TKP

Mendekam disel tahanan karena kasus jamret selama dua bulan tak membuat Arip Sanjaya (19), warga Jalan

Seakan Tak Jera, Pria Ini Keluar Dari Sel Malah Kembali Berulah di 14 TKP
tribunsumsel.com/eko hepronis
Tersangka saat di interogasi Oleh Kasatreskrim Mapolres Lubuklinggau Ali Rojikin. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Mendekam disel tahanan karena kasus jambret selama dua bulan tak membuat Arip Sanjaya (19), warga Jalan Kenangga II Rt, 05, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau ini jera.

Setelah keluar bulan Maret lalu, kini pemuda pengangguran itu kembali diamankan oleh Satuan Reskrim Mapolres Lubukinggau saat berada di daerah Batu Urip, kecamatan Timur I, Senin (11/12/2017) lalu Sekira pukul 08.30 WIB.

Pemuda pengangguran itu pun ketika diamankan sempat melakukan perlawanan dengan langsung memukul anggota dan mau merebut senpi milik petugas.

Petugas yang tak mau mengambil resiko kala itu langsung berupaya melumpuhkan Arip dengan tembakan di bagian kaki sebelah kirinya.

Dari tangannya juga petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) satu unit sepeda motor honda sonic warna hitam yang di duga kerap di gunakannya untuk melancarkan aksinya.

Saat dirilis di Mapolres Lubuklinggau, Senin (18/12) Arip masih berjalan terpincang-pincang dan mengaku melakukan aksinya bersama temannya bernama Nurdin yang telah ditetapkan sebagai Daptar Pencarian Orang (DPO).

Arip juga mengaku selama keluar penjara dari bulan Maret lalu Ia bersama temannya Nurdin telah melakukan aksi jambret di 14 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kota Lubuklinggau.

Yang paling mencengankan, Arip mengaku uang hasilnya menjambret di 14 TKP itu dihabiskannya untuk berfoya-foya dan untuk modal judi sabung ayam.

"Uangnya hasil jambret kita bagi, kemudian yang punya saya, saya habiskan untuk judi sabung ayam," ujarnya pada Tribunsumsel.Com.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help