Panen Padi Sebanyak 4,8 Ton, Walikota Palembang: Petani Palembang Bisa Kaya Raya
Padi yang dipanen merupakan padi dari musim tanam April-September 2017 yang ditanam Kelompok Tani Sepakat I. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan.
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Iswahyudi
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Walikota Palembang, Harnojoyo melakukan panen padi sawah lebak di Jalan Pelabuhan Rakyat RT 35 Rw 01 Kelurahan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Senin (14/8/2017).
Padi yang dipanen merupakan padi dari musim tanam April-September 2017 yang ditanam Kelompok Tani Sepakat I.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti, mengatakan, tahun ini padi yang dipanen seluas 130 hektare.
"Itu dari bibit varietas Ciliwung yang menghasilkan 4,8 ton gabah kering giling, sekitar 3 sampai 3,5 ton beras," katanya.
Baca Juga: Sebelum Final Bujang Gadis, Siswa SMK Negeri 5 Palembang Ini Dapat Bekal dari Tribun Sumsel
Tak Boleh Sekolah dan Disebut Setan, Gara-gara Remaja Ini Punya Jari Tangan Raksasa
Miris! Dua Karyawan Ekpedisi Ini Ngaku Dapat Telepon dari Bosnya, Tapi Ini yang Malah Terjadi

Walikota Palembang, Harnojoyo, meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Palembang untuk memaksimalkan hasil gabah tiap hektarenya.
"Kalau tidak salah, bisa 6 ton gabah kering dihasilkan tiap hektarenya dan itu sudah ada penelitiannya. Dan saya harap Dinas Pertanian bisa tingkatkan lagi produksinya," pintanya.
Harnojoyo mengungkapkan, ada 12 ribu hektare lahan di Kota Palembang.
Namun baru 6 ribu hektare yang sudah digarap.
"Kalau satu hektare dapat beras satu ton dan harga satu kilo beras Rp 10 ribu, maka petani bisa dapat Rp 10 juta, kalau 10 ton bisa Rp 100 juta, hebat kan. Petaninya bisa makmur, kalah sama gaji karyawan," kata Harnojoyo
Baca Juga: Petani Bisa Kaya Raya, Gaji Karyawan Saja Kalah Kalau Mau Lakukan Ini