Dulu Pengamen, Sekarang Jadi Manager

Saya harus melalui banyak pekerjaan serabutan sebelum bisa mendapat pekerjaan seperti ini,

Tayang:
zoom-inlihat foto Dulu Pengamen, Sekarang Jadi Manager
TRIBUN SUMSEL/KHARISMA
Edi Nugroho

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Kharisma


PERJALANAN
hidup seseorang dalam mencapai suatu kesuksesan selalu di warnai rintangan yang berliku. Hal itu yang di alami  Edi Nugroho, Loss Prevention Manager Hypermart Palembang Indah Mall (PIM). Perjuangannya mencapai posisi seperti sekarang harus dilaluinya dengan susah payah.

“Saya harus melalui banyak pekerjaan serabutan sebelum bisa mendapat pekerjaan seperti ini,” ujarnya.


Sebagai lulusan SMK Penerbangan, Edi berharap menjadi seorang pilot tapi sayangnya keadaan saat itu membuatnya tidak bisa mewujudkan cita-cita.

“Saya dan teman-teman di SMK  bercita-cita menjadi seorang pilot namun nasib memang membuat hanya sedikit dari kami yang bisa mencapainya,” ungkap pria 32 tahun itu.


Keadaan Indonesia yang kacau di tahun 1998 dan tidak diterima di sekolah penerbangan membuat ia harus bertahan hidup dengan menjalani banyak pekerjaan serabutan.

“Dari mengamen sampai jadi kuli bangunan, sudah pernah saya alami dan ini dilakukan selama enam tahun saya menganggur,” ucap penggemar Rage Against The Machine ini.


Edi mulai bergabung di Hypermart pada tahun 2006 setelah dua tahun bekerja di Astra Daihatsu Motor sebagai operator produksi. Pada awal bekerja di Hypermart sebagai staff Loss Prevention ia masih berusaha beradaptasi dengan lingkungan kerja yang tidak ia mengerti betul karena latar belakang pendidikannya jauh berbeda.

“Pada satu bulan awal saya cukup stres menjalani pekerjaan ini, namun lama-kelamaan saya bisa menjalaninya dengan baik,” tutur pria yang tinggal di Kelurahan 26 Ilir ini.

Karena telah enjoy  bekerja dan dengan ketekunannya, tahun 2009 lalu ia mendapat gelar sebagai karyawan terbaik dan best of the best.


Bahkan karena telah mencintai pekerjaannya ini, Edi bisa naik jabatan cukup cepat bila dibandingkan dengan teman-teman lainnya. Saat diminta mengenai kejadian yang dapat menimpa konsumen ia menyarankan agar konsumen dan  ibu-ibu khususnya berhati-hati dalam berbelanja karena banyak copet.

“Biasanya ibu-ibu menaruh tasnya di trolli belanjaan dan lupa karena memperhatikan barang sehingga mudah diambil oleh copet,” ujarnya.


Mengenai saran bagi mereka yang ingin sukses dalam hidupnya pria asal Jakarta ini menyarankan agar terus berusaha pantang menyerah dan lakukan yang terbaik.

“Enjoy saja dalam menjalani pekerjaan yang ada, jangan mengeluh, terus berusaha bila gagal dan jika tidak sesuai dengan keinginan awal, ambil saja tidak usah pilih-pilih pekerjaan, alhamdullillah saya melakukan itu dan berhasil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved