TOPIK
Harga BBM
-
Pengawas SPBU Megang, Robi Zitniilma, mengakui bahwa lonjakan harga ini sangat mengejutkan, baik bagi konsumen maupun pihak manajemen SPBU sendiri.
-
Pengendara motor yang biasanya menggunakan Pertamax sebagai BBM sehari-hari kini mulai beralih menggunakan Pertalite.
-
Penyesuaian tarif ini juga berlaku di Pulan Sumatera, termasuk didalamnya Provinsi Aceh. Harga BBM nonsubsidi Pertamax di dibandrol Rp 16.650 per lit
-
Kenaikan harga Pertamax, Rabu (10/6/2026) mengejutkan sejumlah warga Pagar Alam yang belum mengetahui informasi tersebut.
-
ubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru mengimbau warga mampu agar tak beralih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
-
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tercatat jadi wilayah dengan harga jual Pertamax paling mahal di Indonesia, yakni menyentuh angka Rp17.900 per liter
-
Pertamax Turbo: Rp 21.650, Pertamax Green 95: -, Pertamax: Rp 17.000, Pertamax Pertashop: Rp 16.900, Pertalite: Rp 10.000, Pertamina Dex: Rp 25.900,
-
Lampung alami lonjakan kenaikan harga BBM yang signifikan, yakni meroket sebesar Rp4.050 per liter dari periode sebelumnya menjadi Rp16.650 per liter
-
Sejumlah konsumen di OKU Timur mulai mempertimbangkan beralih ke Pertalite untuk menghemat biaya bahan bakar.
-
Sementara BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak mengalami perubahan harga.
-
Selisih harga bensin nonsubsidi antarwilayah ini disebabkan oleh perbedaan besaran tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masin
-
Pertamax Rp 16.620, naik Rp3.650 dari harga sebelumnya yang sebesar Rp12.600 per liter. Pertamax Turbo Rp 21.200 sama dengan harga sebelumnya. Dexli
-
Kenaikan harga Pertamax RON 92 dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter memicu antrean kendaraan di SPBU Palembang.
-
Dua jenis BBM nonsubsidi , yaitu Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) di seluruh Indonesia merangkak naik ke Rp15.500 hingga nyaris Rp17.000
-
Kenaikan ini membuat pengendara motor terutama yang tengah terburu-buru terkejut saat mendengar kenaikan harga BBM jenis pertamax.
-
Harga Pertamax (RON 92) Sumatera Selatan mengalami kenaikan yang cukup drastis, Rp16.650 per liter (sebelumnya berada di angka Rp12.600 per liter
-
Dua jenis BBM nonsubsidi unggulan, yaitu Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95), mengalami lonjakan kenaikan harga yang cukup signifikan
-
Di Sumatra Selatan, harga pertamax dari Rp12.600 per liter naik menjadi 16.650 per liter
-
Harga BBM di Indonesia termasuk Sumatera Selatan (Sumsel), baik subsidi maupun nonsubsidi terpantau tak mengalami perubahan, Senin (1/6/2026).
-
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah BBM berlaku di seluruh SPBU Indonesia mulai hari ini, Senin (1/6/2026)
-
Dua jenis BBM diesel nonsubsidi, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, mengalami penurunan harga yang cukup drastis di seluruh SPBU Sumatera Selatan.
-
Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 4 Mei 2026
-
Pertamax Turbo kini dibanderol Rp19.900 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp19.400 pada April lalu. Lonjakan paling drastis terjadi pada sektor
-
Penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi diberlakukan per hari ini termasuk di Kota Palembang, Senin 4 Mei 2026.
-
Per hari ini, Sabtu (18/4/2026), tiga jenis BBM mengalami lonjakan harga tajam, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, Ada yang naik Rp9,400
-
Pertamax masih dijual dengan harga Rp12.600 per liter. Dan pertalite masih Rp10.000.
-
Para pengendara, khususnya roda empat, tampak rela mengantre panjang sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kenaikan harga yang santer beredar.
-
BPH Migas resmi memberlakukan kebijakan baru terkait pembatasan volume pembelian BBM bersubsidi (Solar dan Pertalite), subsidi dipangkas 10 liter
-
Harga BBM tak jadi naik per 1 April 2026, namun BPH Migas hari ini mengeluarkan kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi solar dan pertalite
-
Pemerintah Indonesia pastikan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) baik subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026, masih sama seperti Maret
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved