TOPIK
Kudeta di Turki
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan justru dituduh telah merencanakan kudeta yang terjadi, Jumat (15/7/2016).
-
Faksi militer itu dalam pernyataannya menyebut telah mengambil alih pemerintahan Turki dari Presiden Recep Tayyip Erdogan
-
Sebelum digagalkan, pasukan pemberontak sempat masuk ke stasiun televisi TRT
-
Gulen, yang selalu kritis terhadap pemerintah Turki yang dinilainya cenderung tangan besi, telah secara tetap dituding sebagai dalang upaya mendirikan
-
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari otoritas pemerintah Turki.
-
Situs Debka File melansir setidaknya ada tiga "kesalahan" yang menyebabkan upaya kudeta militer di Turki bisa dipadamkan dalam waktu kurang dari 24
-
Sebelum tiba di Istanbul, Erdogan terlebih dahulu sempat berbicara dengan reporter televisi NTV dan CNN Turk lewat aplikasi FaceTime di telepon
-
Kudeta militer yang terjadi di Turki pada Jumat (15/7/2016) ternyata berimbas pada sepak bola. Megabintang Argentina, Lionel Messi
-
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim menepis apa yang disebutnya sebagai "upaya ilegal" yang dilakukan sebagian elemen militer
-
Sekelompok elemen militer Turki mengumumkan telah menguasai negeri itu
-
Situasi keamanan di Turki mencekam. Terdengar suara letusan senjata, pasukan militer menyerbu masuk gedung pemerintahan
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved