TOPIK
Bupati Banyuasin Dibawa KPK
-
Ruang yang diperiksa yakni ruang Ketua DPRD Banyuasin, Wakil Ketua DPRD dan Ruang Sekwan DPRD Banyuasin.
-
Enam orang yang hari ini diperiksa antara lain Taufik Firman, Reza Ferdian, Asmuin, Indra, Sapta dan Rendi Julansyah yang merupakan pihak swasta.
-
Hari ini, ada enam saksi yang diperiksa penyidik KPK untuk tersangka Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian.
-
Wabup Banyuasin diketahui keluar dari pintu samping gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel dan diduga untuk menghindari kejaran wartawan.
-
Namun, dari informasi masih ada yang menjalani pemeriksaan saat ini.
-
Usai salat, mereka kembali masuk ke dalam gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel.
-
Sekda Banyuasin Firmansyah yang tidak hadir dalam pemeriksaan sebelumnya dirinya belum mendapat informasi terkait tidak hadirnya seorang saksi.
-
Selain memeriksa Yan, penyidik juga memeriksa para tersangka lainnya.
-
Mereka sepertinya tengah duduk-duduk sembari seringkali memperhatikan awak media yang duduk di depan rumah
-
Akhirnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Yan Anton Ferdian di komplek Bukit Sejahtera Polygon
-
Penggeledahanpun tak berlangsung sebentar, dari sekitar pukul 08.00 pagi, tim KPK baru menyelesaikan tugasnya pada sore hari
-
Terkait kasus dugaan suap yang dilakukan Zulfikar ini, para warga sekitarpun tampak tak banyak yang berani memberikan komentarnya
-
"Yang saya dengar pak Inoed sekarang depresi atas musibah yang dialami anaknya Yan. Sebelumnya sudah sakit sekarang batinnya tambah sakit," ujarnya pa
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Zulfikar yang diduga sebagai pemberi suap proyek kepada Bupati Yan Anton Ferdia
-
- Polisi dan Pol PP berjaga ketat di depan ruang kerja Bupati saat melakukan penggeledahan mencari barang bukti terkait kasus Bupati Banyuasin.
-
Tim KPK berbagi tugas melakukan penggeledahan, terlihat enam orang menggeledah ruang kerja Bupati dengan pengawalan ketat polisi berjaga di depan pint
-
Tim penyidik KPK terdiri dari enam orang kembali mengeledah ruangan kerja Bupati, Sekda, Asisten II Pemkab Banyuasin, pada rabu (7/9/2016) sekitar Jam
-
Apakah Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian tergolong tidak mampu sehingga harus meminta uang untuk ibadah haji?
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga menjelang sore, Selasa (5/9/2016) belum juga mendatangi kediaman bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian. Para a
-
Bhabinkamtibmas Poligon Bripka Alwi terlihat di sekitaran rumah Bupati Banyuasin tersebut.
-
Kediaman rumah Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian yang berada di blok BD komplek Poligon, dikabarkan akan digeledah
-
Padahal harusnya pemipin (Bupati/Walikota) menjadi contoh bagi jajaran dan masyarakat yang dipimpinya
-
"(Penangkapan) di rumah dinas Bupati dan dilaksanakan setelah selesai kegiatan pengajian sehubungan dengan keberangkatan Bupati untuk menunaikan ibada
-
"Kami pastinya akan menjalankan sesuai dengan apa yang ditandatangani oleh seluruh kader kami dalam sebuah pakta integritas. Pasti ada sanksinya di si
-
"Diduga uang itu dari ZM (pengusaha pemberi suap)," kata Wakil Ketua KPK Basaria dalam jumpa pers di Kantor KPK, Jakarta, Senin (5/8/2016).
-
"Nanti akan kita lihat statusnya, terperiksa atau tersangka karena belum selesai pemeriksaannya," kata Mukti di ruang kerjanya, Senin (5/9/2016).
-
Tim penyidik KPK meminta Wabup dan Sekda Banyuasin untuk tidak merusak segel yang telah dilakukan penyidik saat melakukan penyegelan ruang Kabid Progr
-
Penyidik KPK melakukan penyegelan ruang Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin disaksikan Wabup dan Sekda Banyuasin pada Senin (5/9/2016).
-
Wakil Bupati Banyuasin Supriono memastikan adanya penangkapan Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH pemerintahan di Banyuasin tetap berjalan seperti
-
"Yan menyuruh istrinya pergi sendirian ibadah haji," kata sumber Tribun tersebut. Saat Yan pamit pergi dibawa penyidik KPK, Vinita menangis. Informasi