Berita OKU Timur

RSUD OKU Timur Genjot Layanan Cuci Darah, Ideal Butuh 20 Mesin, Kini Baru Punya 12 Unit

Kebutuhan layanan hemodialisa (cuci darah) di Kabupaten OKU Timur terus meningkat, RSUD OKU Timur operasikan 12 mesin hemodialisa.

Tayang:
Dokumentasi/RSUD OKU Timur
CUCI DARAH -- Petugas medis RSUD OKU Timur memeriksa kesiapan mesin hemodialisa sebelum digunakan untuk pelayanan pasien, Jumat (5/12/2025). Meski kini telah beroperasi 12 unit, rumah sakit masih membutuhkan tambahan mesin dan tenaga spesialis untuk memenuhi tingginya kebutuhan cuci darah di wilayah OKU Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Pasien cuci darah di Kabupaten OKU terus meningkat
  • Di RSUD OKU Timur mengoperasikan 12 mesin hemodialisa (cuci darah) dari kebutuhan 20 unit mesin
  • Dengan 12 unit mesin, RSUD dapat melayani 24 pasien per hari

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Kebutuhan layanan hemodialisa (cuci darah) di Kabupaten OKU Timur terus meningkat, sementara kapasitas mesin yang tersedia masih belum sepenuhnya mencukupi. 

RSUD OKU Timur saat ini mengoperasikan 12 mesin hemodialisa, jumlah yang dinilai belum ideal untuk memenuhi kebutuhan pasien gagal ginjal di wilayah tersebut.

Direktur RSUD OKU Timur, dr Sugihartono MSc, menjelaskan bahwa idealnya rumah sakit membutuhkan 20 unit mesin agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

“Dari sisi gedung dan ruangan, RSUD OKU Timur sebenarnya sudah siap menampung hingga 20 mesin. Jumlah itu juga yang paling ideal untuk pelayanan cuci darah di sini,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Menurutnya, penambahan mesin tak hanya soal fasilitas, tetapi juga harus diimbangi ketersediaan dokter spesialis sebagai syarat kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, RSUD OKU Timur hanya memiliki 4 unit mesin, kemudian mengajukan peningkatan layanan melalui BPJS hingga kini beroperasi 12 unit mesin.

dr Sugihartono menerangkan bahwa mesin hemodialisa merupakan perangkat vital untuk menyaring darah pasien gagal ginjal, baik dalam kondisi darurat maupun untuk pasien yang harus menjalani cuci darah rutin.

Dengan 12 unit mesin ini, RSUD dapat melayani 24 pasien per hari, atau total 144 kali tindakan cuci darah dalam satu bulan.

Layanan ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk terapi rutin.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat guna mencegah penyakit ginjal sejak dini.

“Kurangi konsumsi minuman berenergi. Jika dikonsumsi terus-menerus, itu bisa merusak ginjal. Jaga pola makan dan cukup minum air putih,” pesannya.

Selain memperkuat layanan cuci darah, RSUD OKU Timur juga meningkatkan kesiapan respons kegawatdaruratan.

Lima unit ambulans kini disiagakan penuh 24 jam, termasuk untuk rujukan pasien ke rumah sakit yang lebih besar di Palembang apabila diperlukan.

“Armada kami selalu siaga untuk menjangkau pasien dalam kondisi kritis. Ini bagian dari upaya menyeluruh kami demi kesehatan masyarakat OKU Timur,” tutup dr Sugihartono.

Pemerintah daerah pun menyatakan komitmennya untuk terus memperbaiki akses layanan kesehatan, dengan harapan waktu tunggu pasien dapat ditekan dan pelayanan menjadi lebih cepat serta maksimal.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved