Berita OKI

Pemkab OKI Jual Sembako Murah di Pasar Kayuagung Demi Tekan Inflasi Daerah

Dalam tinjauannya Wakil Bupati OKI, Supriyanto menegaskan pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat saat harga kebutuhan mulai bergejolak.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
PASAR MURAH - Memasuki akhir November 2025, harga kebutuhan pokok di pasaran mulai merangkak naik, hingga membuat Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bergerak cepat gelar operasi pasar murah pada Jumat (28/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab OKI menggelar operasi pasar murah di Pasar Kayuagung untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang akhir November 2025.
  • Wabup Supriyanto menegaskan kegiatan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat tanpa menyaingi pedagang pasar.
  • Komoditas yang dijual difokuskan pada barang yang harganya naik seperti beras, telur, dan ayam guna mengendalikan inflasi daerah.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Memasuki akhir November 2025, harga kebutuhan pokok di pasaran mulai merangkak naik, hingga membuat Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bergerak cepat gelar operasi pasar murah pada Jumat (28/11/2025).

Kegiatan dipusatkan di halaman kantor UPTD Pasar Kayuagung ini digelar oleh Dinas Perdagangan OKI sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Dalam tinjauannya Wakil Bupati OKI, Supriyanto menegaskan pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat saat harga kebutuhan mulai bergejolak.

"Pasar murah ini merupakan bagian  upaya pengendalian inflasi untuk memantau langsung harga-harga di pasar utama, menghindari lonjakan harga yang dapat memberatkan bagi  masyarakat," ujar Supriyanto.

Dalam kesempatan ini Supriyanto memberikan penekanan khusus agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan pedagang pasar, memastikan bahwa operasi pasar murah ini tidak bertujuan untuk menyaingi para pelaku usaha yang berjualan di pasar tersebut.

"Pasar murah fokus pada penjualan produk tertentu yang harga sedang tinggi atau sangat dibutuhkan. Tujuannya membantu masyarakat dan mengendali inflasi," tegasnya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Prabumulih Gelar Pasar Murah di Kelurahan Tanjung Raman

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Pemkot Prabumulih Gelar Pasar Murah di Tanjung Telang

Ditambahkan Kepala Dinas Perdagangan OKI, Sahrul mengaku program jangka pendek didasarkan hasil pantauan nyata di lapangan.

Dari hasil monitoring, ditemukan pergerakan harga yang bervariasi.

"Kita memantau langsung harga di pasaran. Ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga, seperti bawang merah dan putih,"

"Namun, komoditas seperti ayam masih terpantau naik drastis. Ini yang menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Oleh karena itu, komoditas dijual dalam operasi pasar murah kali ini difokuskan barang-barang grafiknya sedang naik, seperti beras, telur dan ayam, agar harganya lebih terjangkau bagi rakyat.

"Jadi melalui kegiatan ini kita menjual beberapa komoditas yang memang harganya sedang naik guna membantu dan mengendalikan angka inflasi di Kabupaten OKI," pungkasnya.

 

 

 

Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved