Berita Pemkab OKU Timur

Buka Lomba B2SA, Bupati Enos Tekankan Gizi Seimbang dan Kreativitas Pangan Lokal

Lomba pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Buay Madang Timur.

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Sri Hidayatun
Humas Pemkab OKU Timur
LOMBA B2SA -- Ketua TP PKK OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes bersama Bupati Enos meninjau stand peserta Lomba B2SA yang menampilkan menu pangan lokal, Jumat (29/08/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Lomba pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Buay Madang Timur.

Dimana kegiatan ini bukan hanya ajang kreativitas kuliner, tetapi juga cermin strategi Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK OKU Timur ini dibuka langsung oleh Bupati Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M.

Hadir pula Ketua TP PKK dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, serta perwakilan TP PKK kecamatan dan desa se-OKU Timur.

Dengan mengusung tema “Kembangkan Menu B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal, Dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Yang Aktif, Sehat, dan Produktif”, lomba ini menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal. Setiap kecamatan dan kelompok wanita tani (KWT) menampilkan kreasi menu yang tidak hanya sehat dan bergizi, tetapi juga lahir dari kearifan lokal.

Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM dalam arahannya menegaskan bahwa keanekaragaman pangan yang dipamerkan para peserta menjadi bukti kekayaan daerah yang bisa dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

Baca juga: Lanosin Tegaskan Bakal Rotasi Sejumlah Jabatan ASN di Pemkab OKU Timur

“Dengan makanan yang sehat dan bergizi, kita bisa menciptakan masyarakat yang berkualitas, aktif, dan produktif. Inovasi menu yang lahir dari lomba ini juga bisa menjadi inspirasi usaha baru, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” ujar Enos sapaan akrabnya, Jumat (29/08/2025).

Ketua TP PKK OKU Timur dr. Sheila Noberta menambahkan, lomba B2SA bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembelajaran kolektif. Kreativitas memang penting, namun aspek gizi dan keamanan pangan harus tetap menjadi prioritas.

“Boleh saja makanan dibuat unik dan menarik, tetapi harus tetap aman, higienis, dan bergizi. Harapan kami, setiap tahun muncul menu baru yang bisa terus dikembangkan,” jelas Sheila.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Yani, S.P., M.M., menegaskan bahwa lomba B2SA telah menjadi agenda rutin tahunan. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 20 TP PKK Kecamatan dan 5 KWT.

“Tujuan utamanya adalah menumbuhkan inovasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. B2SA ini juga upaya memberdayakan perempuan dan kelompok tani agar semakin mandiri,” kata Yani.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian bantuan kepada KWT serta penghargaan bagi para pemenang lomba, mencakup kategori Menu Makan Siang, Menu Pangan Lokal, dan Kelompok Wanita Tani.

Dengan cara itu, lomba B2SA tidak hanya menjadi ajang unjuk keterampilan memasak, tetapi juga wujud nyata kolaborasi pemerintah, PKK, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka jalan bagi lahirnya wirausaha baru di bidang kuliner.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved