Penemuan Mayat di Muara Enim
Cara Sadis Pelaku Bawa Keluar Jasad Eks Pacar dari Kamar Hotel hingga Dibakar di Pinggir Sungai Enim
Di dalam kamar, pelaku menekuk tubuh korban, membungkusnya dengan selimut hotel, lalu memasukkannya secara paksa ke dalam ember kamar mandi berwarna
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- MAP (33) menyembunyikan jasad korban APS (24) dalam ember merah, mengangkutnya dengan Brio merah dari hotel, lalu membakar dan membuangnya ke Sungai Enim dengan pertalite Rp15 ribu.
- Kasus terungkap usai suami korban melapor kehilangan. Jasad APS yang tinggal tulang di Jembatan Enim III dikenali keluarga lewat ciri khas tambalan gigi atasnya.
- Pembunuhan dipicu cekcok usai intim 4 kali, karena korban memaksa minta dibelikan iPhone baru. Pelaku kini ditahan.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM -- Skenario keji yang dilakukan oleh MAP (33) untuk melenyapkan jasad mantan kekasihnya APS (23) yang berstatus istri orang, setelah dicekik hingga tewas di kamar hotel kini terungkap.
MAP menggunakan mobil Honda Brio merah untuk mengangkut jasad korban yang telah disembunyikannya di dalam ember kamar mandi lalu akhirnya dibakar dan dibuang di aliran Sungai Enim.
Cara Pelaku Membuang Jasad Korban
Pada tanggal 25 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB subuh, sehari setelah pembuhan berlangsung, pelaku yang sempat pulang ke rumah akhirnya kembali lagi ke hotel untuk mengurus jasad korban yang masih ia tinggalkan disana.
Di dalam kamar, pelaku menekuk tubuh korban, membungkusnya dengan selimut hotel, lalu memasukkannya secara paksa ke dalam ember kamar mandi berwarna merah berukuran besar.
“Sebelum menurunkan jasad korban, pelaku sempat mengecek kondisi sekitar dan memastikan tidak ada satpam penjagaan. Setelah dipastikan aman, pelaku menurunkan jasad korban dari lantai dua hotel ke dalam mobil,” kata Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra dalam press release pada Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Berstatus Istri Orang Tapi Minta iPhone Baru, Pria di Muara Enim Bunuh & Bakar Jasad Eks Kekasihnya
Jasad dalam ember itu kemudian diangkut menggunakan mobil Honda Brio miliknya menuju kawasan Jembatan Enim III.
Dalam perjalanan menuju lokasi pembuangan, pelaku sempat berhenti untuk membeli satu botol pertalite seharga Rp15 ribu di sebuah warung Pertamini.
Setibanya di pinggir Sungai Enim, jasad korban yang masih berada di dalam ember dan terbungkus selimut langsung ditumpuk dengan kayu bakar, disiram pertalite, lalu disulut api hingga hangus terbakar.
Setelah tubuh korban terbakar hebat demi menghilangkan jejak, jasad tersebut dibuang ke bawah jembatan hingga jatuh ke aliran sungai.
“Ketika membakar jasad, mobil sengaja diparkir mepet ke pinggir sungai agar aktivitas pelaku tidak terlihat oleh orang yang melintas,” jelas Kapolres.
Awal Mula Terungkapnya Kasus
Teka-teki penemuan mayat tanpa identitas di aliran Sungai Enim, tepatnya di pangkal Jembatan Enim III Muara Enim, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap.
Korban yang diketahui berinisial APS (23), warga Desa Perjito, ternyata tewas dibunuh secara sadis oleh mantan pacarnya berinisial MAP (33), warga Desa Karang Raja.
Menurut Kapolres, terungkapnya kasus ini bermula dari penemuan jasad korban oleh warga yang hendak nongkrong di pagar beton pembatas Jalan Baru di kawasan pinggiran Sungai Enim, Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Penemuan tersebut langsung menghebohkan warga dan viral di media sosial.
“Atas penemuan jasad ini, personel Satreskrim Polres Muara Enim bersama Tim Identifikasi bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujarnya.
Dari lokasi kejadian, petugas menemukan bekas pembakaran yang menguatkan dugaan bahwa korban sengaja dibunuh sebelum jasadnya dibuang ke sungai.
Berdasarkan hasil identifikasi medis di RSUD Dr HM Rabain Muara Enim, keterangan pihak keluarga, serta kecocokan dengan laporan orang hilang, identitas korban akhirnya dipastikan sebagai APS (23).
Sebelum mayat ditemukan, suami korban ternyata sempat melaporkan istrinya yang hilang ke Polres Lahat karena tidak pulang selama lebih dari tiga hari.
“Korban dikenali pihak keluarga melalui ciri khas pada bagian gigi, yakni adanya tambalan di antara dua gigi atas dan susunan gigi bawah kanan yang tidak rata,” terang Kapolres.
Baca juga: Minta Dibelikan iPhone Baru jadi Motif Mantan Kekasih Bunuh IRT dan Jasadnya Dibuang di Sungai Enim
Apresiasi Jajaran dan Penangkapan Pelaku
Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim kemudian melakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa sejumlah saksi, menelusuri aktivitas terakhir korban, serta mengumpulkan berbagai alat bukti hingga akhirnya mengarah kepada mantan pacar korban.
Polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta ini di kawasan Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim, Kamis (28/5/2026) sore.
“Saya sangat mengapresiasi gerak cepat jajaran Tim Rajawali Polres Muara Enim karena kurang dari 24 jam berhasil mengungkap dan menangkap pelaku utama pembunuhan. Ini tentu menjadi penilaian tersendiri dari pimpinan,” ujar AKBP Hendri Syaputra.
Kronologi Cekcok di Kamar Hotel Dipicu iPhone
Sebelum kejadian maut tersebut, korban dan pelaku pernah menjalin hubungan asmara selama kurang lebih satu tahun sebelum korban menikah.
Meski telah putus, keduanya masih berkomunikasi hingga akhirnya sepakat bertemu di sebuah hotel di Muara Enim pada 24 Mei 2026.
“Korban terlebih dahulu memesan kamar hotel karena pelaku tidak dapat datang tepat waktu. Sekitar pukul 04.00 WIB, korban kembali menghubungi pelaku untuk datang ke hotel tersebut. Pelaku datang sekitar setengah jam kemudian. Selama berada di hotel, keduanya sempat melakukan hubungan badan sebanyak empat kali dari pagi hingga sore hari,” jelas Kapolres.
Namun pada sore hari terjadi percekcokan antara korban dan pelaku.
Korban sempat meminta dibelikan telepon genggam baru jenis iPhone, namun pelaku menyatakan belum memiliki uang dan mengingatkan korban masih berstatus memiliki suami.
Karena permintaannya tidak dipenuhi, korban diduga mengucapkan kata-kata yang menyakitkan hingga membuat pelaku emosi dan nekat mencekik korban hingga tewas di atas kasur kamar hotel.
“Pelaku emosi dan sakit hati, kemudian tangan kiri mencekik dan tangan kanan menutup mulut korban sambil tubuh pelaku menindih tubuh korban agar tidak berteriak dan berontak selama sekitar 10 menit hingga korban meninggal dunia di tempat,” ungkapnya.
Usai memastikan korban tewas, pelaku yang kebingungan sempat meninggalkan hotel untuk pulang ke rumah sebelum akhirnya kembali subuh harinya untuk membuang jasad.
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M Andrian menambahkan, dari hasil penyelidikan, laporan orang hilang dari suami korban sangat membantu mengarahkan petunjuk.
Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Honda Brio warna merah yang digunakan untuk mengangkut jasad korban, dua unit handphone milik korban, kunci kamar hotel, bukti pembayaran hotel, pakaian pelaku, kayu bekas terbakar, kain hangus terbakar, serta sisa ember yang digunakan saat membakar jasad korban.
Atas perbuatannya, pelaku kini diamankan di Polres Muara Enim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
(Tribunsumsel.com/Ardani Zuhri/Putri Kusuma Rinjani).
**
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Minta Dibelikan iPhone Baru jadi Motif Mantan Kekasih Bunuh IRT dan Jasadnya Dibuang di Sungai Enim |
|
|---|
| Korban Dicekik dan Dibakar, Inilah Kronologi Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim |
|
|---|
| Beredar Video Penangkapan Pembunuh Wanita Tinggal Tulang Belulang di Sungai Enim Muara Enim |
|
|---|
| Terungkap Identitas Mayat Tinggal Tulang Belulang di Sungai Enim Muara Enim, Sempat Dicari Suami |
|
|---|
| Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Enim, Kondisi Tinggal Tulang Belulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Cara-Pelaku-Bawa-Keluar-Jasad-Mantan-Pacar-dari-Kamar-Hotel-hingga-Dibakar-di-Pinggir-Sungai-Enim.jpg)