Lirik Lagu

Lirik Lagu Daerah Sumsel 'Cuk Mak Ilang' Lengkap dengan Maknanya

Lirik Lagu Cuk Mak Ilang: Kapal api masok pelembang Banyu tenang jadi gelumbang Oi makmano ati dak bimbang Gades doson bujang pelembang Cop mak ilan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Tribunsumsel.com/ Putri Kusuma
LIRIK LAGU -- Berikut adalah Sajian Lirik Lagu Daerah Sumsel 'Cuk Mak Ilang', Bermakna Permainan Masa Kecil Hingga Percintaan Remaja 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Tak hanya kaya akan destinasi kuliner seperti pempek, Kota Palembang juga menyimpan warisan budaya tak benda yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi, dimana salah satunya adalah lagu daerah Cuk Mak Ilang.

Lagu anonim ini dikenal unik karena menggunakan struktur pantun bersahutan yang dinamis, merekam potret romantisme, komitmen, hingga petuah budi pekerti anak muda di masa lampau. 

Salah satu bait ikoniknya yang berbunyi "Cuk mak ilang, mak ilang jaga batu. Di mano kucing belang, di situ rumah aku" bahkan menjadi pengingat kolektif akan indahnya permainan masa kecil. 

Bagi Anda yang ingin bernostalgia atau sedang mencari referensi tugas, berikut lirik lengkap lagu Cuk Mak Ilang yang bisa di nyanyikan.

Lirik Lagu Cuk Mak Ilang

Kapal api masok pelembang

Banyu tenang jadi gelumbang

Oi makmano ati dak bimbang

Gades doson bujang pelembang

Cop mak ilang

Mak ilang jaga batu

Di mano koceng belang

Di situ rumah aku

Alangkah lemak rumah di lebak

Siput dan gondang memanjat cagak

Alangkah lemak rumah nan parak

Bukak jendelo lah saling agam

Cop mak ilang

Mak ilang jaga batu

Di mano koceng belang

Di situ rumah aku

Sempayo digulai lemak

Batang padi dibelah duo

Jangan takot dimarah umak

Asak jadi kito beduo

Cop mak ilang

Mak ilang jaga batu

Di mano koceng belang

Di situ rumah aku

Anak ikan dimakan ikan

Ikan di laut beduri duri

Sanaklah bukan sodaro bukan

Sangkot paotnyo kareno budi

Cop mak ilang

Mak ilang jaga batu

Di mano koceng belang

Di situ rumah aku

___

Sejarah Dibalik Lagu Cuk Mak Ilang

Berdasarkan catatan sejarah kebudayaan Sumatera Selatan, lagu ini awalnya bersumber dari lagu pengiring permainan tradisional anak-anak zaman dahulu yang disebut permainan "Cup Mailang".

Inti dari permainan tersebut adalah mencari sebuah benda (seperti batu atau pecahan genteng) yang disembunyikan/ditanam di dalam tanah. 

Anak yang kalah suit harus berjaga dan mencari batu tersebut sembari diiringi nyanyian oleh teman-temannya.

Seiring berjalannya waktu, nyanyian pengiring ini diadopsi menjadi lagu daerah populer yang disusun menggunakan struktur pantun bersahutan khas Melayu.

Ketika bertransformasi menjadi lagu daerah, Cuk Mak Ilang membawa beberapa esensi makna utama yang sering dikaji dalam jurnal ilmiah kebudayaan, salah satunya Jurnal Ilmiah Bina Bahasa

Ekspresi Percintaan Anak Muda

Lagu ini mayoritas berisi pantun-pantun asmara, kekaguman, kesedihan, hingga kerisauan sepasang kekasih.

Salah satu bait terkenalnya: 

"Oi makmano ati dak bimbang. Gades doson bujang pelembang", yang menggambarkan rasa ketertarikan sekaligus kegelisahan hati dalam urusan cinta.

(*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved