Berita Pagar Alam
Update Longsor Empat Lawang: Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam Baru Bisa Dilalui Motor & Mobil Kecil
Kendaraan besar masih belum bisa melintas di Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam, Kabupaten Empat Lawang, yang tertutup longsor, Kamis (7/5/2026).
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Kharisma Tri Saputra
Ringkasan Berita:
- Akses Jalan Lintas Kepahiang - Pagar Alam di Desa Karang Anyar, Empat Lawang, hingga Kamis (7/5/2026) sore baru bisa dilalui secara terbatas.
- Pembersihan material longsor sempat terkendala karena adanya longsor susulan serta banyaknya tumpukan tanah yang terus turun.
- Petugas di lapangan kini tengah menunggu kedatangan satu unit ekskavator tambahan yang lebih besar agar pembersihan material bisa segera rampung dan jalur dapat kembali normal bagi bus maupun truk.
TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Kendaraan besar masih belum bisa melintas di Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam, Kabupaten Empat Lawang, yang tertutup longsor, Kamis (7/5/2026).
Hingga Kamis sore, baru kendaraan roda dua dan mobil kecil yang bisa melintasi jalan yang sempat tertimbun longsor di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sikap Dalam, Empat Lawang tersebut.
Dilaporkan, petugas di lokasi masih menunggu kedatangan satu unit alat berat tambahan untuk membantu alat berat yang sudah lebih dulu berada di lokasi membersihkan material longsor.
Berdasarkan penuturan warga dan petugas di lokasi, dibutuhkan ekskavator yang lebih besar untuk membersihkan seluruh material longsor karena jumlah material yang menutup jalan terbilang cukup banyak.
“Jadi material longsoran ini setiap dibersihkan yang di bawah, yang di atas otomatis ikut turun. Mudah-mudahan malam ini alat berat satu lagi datang agar segera selesai,” katanya.
Menurutnya, jika alat berat kedua segera tiba di lokasi, proses pembersihan bisa dilakukan lebih cepat sehingga kendaraan besar seperti engkel, truk, hingga bus juga bisa melintas.
Sebelumnya, material longsor menutupi titik Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam yang berada di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sikap Dalam, pada Rabu (6/5/2026).
Dilaporkan, longsor terjadi sebanyak dua kali, yakni pada Rabu pagi dan sore hari. Setelah petugas membersihkan material longsor yang terjadi pada pagi hari, longsor susulan kembali terjadi pada sore hari.
Akibatnya, jalan penghubung Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu itu sempat terputus karena tidak bisa dilalui kendaraan.
| Sertijab Perwira, AKP Angga Kurniawan Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Pagar Alam |
|
|---|
| Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah Angkat Bicara Soal Penutupan Akses Wisata di Gunung Dempo |
|
|---|
| Destinasi Wisata Gunung Dempo Ditutup Imbas Izin HGU PTPN 7, Gubernur Herman Deru Siap Bantu Mediasi |
|
|---|
| Penutupan Sementara Destinasi Wisata Kawasan Gunung Dempo Pagar Alam Disorot, PTPN 7 Buka Suara |
|
|---|
| Sejumlah Destinasi Wisata Gunung Dempo Pagar Alam Resmi Ditutup, Terkendala Regulasi dan Perizinan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Bus-tersangkut-mencoba-memaksa-melewati-titik-longsor-di-Jalan-Lintas-Kepahiang-Pagar-Alam.jpg)