Berita Empat Lawang

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Jalan Lintas Kepahiang - Pagar Alam, Arus Lalulintas Tersendat

Hujan deras menyebabkan terjadinya longsor di Jalan Lintas Kepahiang- Pagar Alam Kabupaten Empat Lawang.

Tayang:
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/BPBD Empat Lawang
LONGSOR - Material longsor tutupi Jalan Lintas Kepahiang - Pagar Alam di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sikap Dalam, Rabu (6/5/2026), arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat sebelum petugas melakukan evakuasi. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras memicu longsor yang menutup Jalan Lintas Kepahiang–Pagar Alam di Desa Karang Anyar, Empat Lawang.
  • Akibatnya arus lalu lintas sempat macet total karena kendaraan tidak bisa melintas.
  • Setelah material dibersihkan dengan alat berat, kondisi lalu lintas kini berangsur normal kembali.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Hujan deras menyebabkan terjadinya longsor di Jalan Lintas Kepahiang- Pagar Alam Kabupaten Empat Lawang.

Akibatnya arus lalu lintas di lokasi tersebut sempat tersendat pada Rabu (6/5/2026).

Longsornya material tanah menutupi badan jalan tepatnya terjadi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sikap Dalam.

Akibatnya setiap pengendara yang ingin melintas di lokasi tersebut laju kendaraannya terhenti.

Kemacetan pun tak bisa terhindarkan sebab baik kendaraan roda dua maupun hingga roda empat tidak bisa melintas.

Setelan menunggu hingga beberapa jam lamanya, alat berat pun berhasil tiba di lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan.

Baca juga: Hujan Disertai Petir Semalaman, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Lahat, Desa Singapure Terjadi Longsor

Baca juga: Pemkab OKU Selatan Tangani Dampak Longsor di Dua Kecamatan, Akses Warga Jadi Prioritas Utama

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Empat Lawang, Fero Ananta menyampaikan curah hujan dengan intensitas tinggi sebelumnya menjadi penyebab longsornya material tanah yang ada di lokasi tersebut.

“Material longsor berhasil dibersihkan sekitar pukul 11.00 WIB, dibutuhkan alat berat agar akses jalan bisa kembali terbuka sebab posisi material tanah terus menurun,” katanya.

Adapun kini kondisi arus lali lintas di lokasi perlahan kembali normal, baik kendaraan roda dua dan roda empat bahkan lebih sudah bisa melintas dari kedua arah.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved