Warga Lubuklinggau Sakit di Kamboja
Pemuda Asal Lubuklinggau Viral Terbaring Sakit di Kamboja, Keluarga Bingung Cari Biaya Pemulangan
Rahmat Julijanto, warga Jalan Waringin RT 03, Kelurahan Puncak Kemuning, Kota Lubuklinggau, kini dalam kondisi sakit di Negara Kamboja.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Rahmat Julijanto, warga Jalan Waringin RT 03, Kelurahan Puncak Kemuning, Kota Lubuklinggau, kini dalam kondisi sakit di Negara Kamboja.
- Ketua RT 03 Kelurahan Puncak Kemuning, Kopli membenarkan Rahmat adalah warganya, namun dari keterangan pihak keluarga mereka hanya tahu Rahmat bekerja di Jakarta.
- Pihak keluarga kini kebingungan mencari biaya pemulangan Rahmat ke Lubuklinggau yang harus ditanggung pribadi.
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Seorang warga asal Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), viral sedang dalam kondisi lemah di rumah sakit Negara Kamboja.
Warga tersebut bernama Rahmat Julijanto, warga Jalan Waringin RT 03, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Kondisi Rahmat diketahui dari video yang kini beredar luas di sosial media.
Berikut isi pesannya:
"Apabila Bapak/Ibu atau rekan-rekan mengenal keluarga dari anak ini, kami sangat mengharapkan bantuannya untuk segera menghubungi saya di nomor +855 977 769 717," tulisnya dalam pesan itu.
Saat ini, yang bersangkutan sedang berada di rumah sakit di Kamboja dan dalam perawatan.
Untuk sementara, biaya perawatan dibantu oleh KBRI Kamboja.
Berdasarkan keterangannya, ia tidak memiliki biaya untuk kembali ke Indonesia dan sebelumnya sempat tinggal di sekitar kantor KBRI Kamboja.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa ponsel yang bersangkutan sempat di-reset sehingga seluruh kontak keluarga telah terhapus.
"Oleh karena itu, kami sangat berharap bantuan dari Bapak/Ibu sekalian yang mungkin mengenal pihak keluarganya, untuk dapat menyampaikan informasi ini," ujar tulisan tersebut.
Terpisah, Ketua RT 03 Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kopli, membenarkan bila Rahmat merupakan warga Jalan Waringin, Kelurahan Puncak Kemuning.
"Iya, itu warga kita, tapi setahu kami dia bekerja di Jakarta, bukan Kamboja," ungkap Kopli pada Tribunsumsel.com, Jumat (17/4/2026).
Kopli mengatakan berdasarkan keterangan pihak keluarga, terakhir Rahmat pulang ke Lubuklinggau tahun 2023 lalu.
"Semalam sudah saya tanya neneknya, dia pulang ke Lubuklinggau tahun 2023, sejak saat itu tidak pernah pulang lagi," ujarnya.
Kopli menceritakan bila orangtua Rahmat sudah meninggal dunia, kemudian selesai sekolah Rahmat pergi merantau ke Jakarta sekitar tahun 2020-an.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pemuda-Asal-Lubuklinggau-Viral-Terbaring-Sakit-di-Kamboja-Keluarga-Bingung-Cari-Biaya-Pemulangan.jpg)