Berita OKI

Buaya Muara Sepanjang 4 Meter Terperangkat di Jaring Nelayan di Sungai Simpang Tiga OKI

Buaya berukuran jumbo tersebut ditangkap setelah masuk perangkap ikan sungai yang berjarak 1 kilometer dari desa sekitar pukul 09.00 WIB.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Warga
BUAYA - Buaya Muara Sepanjang 4 Meter Terperangkat di Jaring Nelayan di Sungai Simpang Tiga OKI 

Ringkasan Berita:
  • Buaya muara sepanjang 4 meter ditangkap nelayan di Desa Simpang Tiga, OKI, setelah terperangkap alat bubu di sungai.
  • Buaya tersebut kemudian dibawa ke darat dan sempat menjadi tontonan warga sebelum diketahui dalam kondisi mati.
  • Untuk menghindari risiko, bangkai buaya akhirnya dibawa kembali ke sungai yang jauh dari permukiman.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Buaya muara berukuran 4 meter dengan berat ratusan kilogram ditangkap nelayan di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada Rabu (15/4/2026) pagi.

Buaya berukuran jumbo tersebut ditangkap setelah masuk perangkap ikan sungai yang berjarak 1 kilometer dari desa sekitar pukul 09.00 WIB.

"Seorang nelayan membawa buaya ukuran sangat besar dari lokasi sungai yang lagi surut. Buaya itu kebetulan terperangkap di alat bubu (penangkap ikan) yang sebelumnya telah dipasang di sungai," ujar seorang warga setempat, Yogi yang turut menyaksikan langsung di lokasi.

Dengan kondisi yang sudah lemas dan tidak bergerak tersebut.

Nelayan yang menemukan buaya akhirnya membawa langsung tubuh predator air dengan memakai perahu ke area pedesaan.

"Setelah ditangkap dari sungai dan dengan kondisi tubuh yang terikat buaya dibawa ke permukaan darat,"

"Saat sampai di desa ada ratusan orang yang sengaja datang melihat dan mengabadikan foto buaya muara yang berukuran besar itu," paparnya.

Baca juga: Cuci Kaki di Sungai, Petani Lansia di Sematang Borang Palembang Diserang dan Digigit Buaya

Baca juga: Warga Resah, Buaya di Sungai Lesing MuRa Sering Muncul Hingga Menyerang, Harap Bantuan Pemerintah

Mengingat buaya dapat mengkhawatirkan keselamatan masyarakat, tidak lama berselang buaya itu dibawa menjauh ke sungai yang berbatasan langsung dengan laut lepas.

"Sekitar jam 11.00 WIB tadi buaya yang sudah tidak bergerak dan kondisi mati segera dibawa kembali ke sungai. Untuk lokasinya sangat jauh dari desa (permukiman)," bebernya.

Meskipun di Desa Simpang Tiga bukan merupakan tempat habitat buaya muara. Namun terhitung selama setahun terakhir sudah dua kali warga menangkap hidup-hidup.

"Sekitar setahun yang lalu, pernah juga tertangkap buaya ukuran kecil. Kali ini buaya ditangkap berukuran sangat besar dan panjang, tetapi beruntung selama ini belum pernah kejadian warga diserang buaya," 

"Alhamdulillah kalau disini kami jarang bertemu atau melihat buaya," tutupnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved