Berita Muba

Jambatan Lalan Muba Ditabrak Tongkang Batubara Lagi, 1 Tiang Shoring Roboh, Tiang Lainnya Miring

Proyek Jembatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel kembali tertabrak oleh sebuah tongkang batubara.

Penulis: Fajri Ramadhoni | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/IST
DITABRAK - Tiang pancang shoring Jembatan Lalan di titik P.6 tampak roboh dan miring setelah kena tabrak tongkang batubara, Minggu (5/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi setelah tongkang BG LL 3017 yang ditarik tugboat TB LL Makmur, dengan bantuan asist Paris 22 menabrak tiang. 

Ringkasan Berita:
  • Proyek Jembatan Lalan di Musi Banyuasin kembali rusak setelah ditabrak tongkang batubara hingga menyebabkan tiang pancang di titik P.6 roboh dan miring.
  • Pihak Dishub Muba telah berkoordinasi dengan KSOP untuk menahan kapal yang terlibat dan memprosesnya secara hukum, sementara pekerjaan sempat terhenti lalu dilanjutkan kembali.
  • Insiden berulang ini menuai kritik masyarakat karena menghambat pembangunan jembatan dan berdampak pada akses serta pemulihan ekonomi warga.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Proyek Jembatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel kembali tertabrak oleh sebuah tongkang batubara.

Tongkang batubara ini menyenggol tiang pancang shoring pada bagian P.6 hingga menyebabkan kerusakan pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 16.55 WIB.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Muba, M Hatta, mengatakan kejadian tersebut melibatkan tongkang BG LL 3017 yang ditarik tugboat TB LL Makmur, dengan bantuan asist Paris 22.

"Akibat penyenggolan itu, satu tiang shoring roboh dan tiang lainnya di titik P.6 mengalami kemiringan,"ujar M Hatta, Senin (6/4/2026).

Terkait peristiwa tersebut pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama KSOP melalui Kepala Wilayah Kerja (Wilker) setempat untuk menahan tongkang serta kapal asist yang terlibat.

"Saat ini upaya yang dilakukan adalah berkomunikasi dengan KSOP agar tongkang penyenggolan beserta asist dapat ditahan guna proses hukum lebih lanjut,"ungkapnya.

Terkait proses pengerjaan yang dilakukan sempat terhenti akibat peristiwa tersebut dan kini kembali berjalan.

"Sempat terhenti kemarin, sekarang sudah mulai berjalan pada bagian tertentu sampai menunggu proses pihak menabrak menyelesaikan peristiwa. Pemkab Muba berupaya terus menyelesaikan pembangunan jembatan Lalan sesuai jadwal,"jelasnya.

Baca juga: Baru Dibuka, Kapal Tongkang Kembali Senggol Tiang Pancang Jembatan Lalan Muba, Kapal Kini Ditahan

Baca juga: Pemprov Akhiri Boikot Tongkang Batubara, Sungai Lalan Dibuka Lagi, Perusahaan Lunasi Dana Jembatan

Sementara, Tokoh masyarakat Muba, Satoto Waliun, menyoroti insiden berulang yang terjadi di Jembatan Lalan.

Ia menilai, gangguan akibat aktivitas lalu lintas air membuat proses pembangunan jembatan menjadi tidak maksimal dan berpotensi terus molor, sehingga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat yang telah lama menunggu akses tersebut.

"Ini mau kapan lagi jembatan selesai dibangun. Sedikit-sedikit kena tabrak, sedikit-sedikit berhenti, jadi kapan lagi mau selesai. Masyarakat sudah bertahun-tahun menunggu untuk bisa melintas. Kalau terus begini, kapan ekonomi Lalan akan pulih. Seharusnya Pemkab Muba dan pihak berkepentingan bisa membuat solusi konkret atau menyerahkan pembangunan jembatan ke provinsi ini demi kehidupan masyarakat yang membutuhkan jembatan,"tegasnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved