Berita Lubuklinggau

Makan Korban Jiwa, Walikota Lubuklinggau Minta PT KAI Bangun Palang di Perlintasan Kereta Api

Wali Kota juga menegaskan, pihaknya akan segera mendata dimana saja daerah atau pemukiman warga yang dilintasi kereta.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Pemkot Lubuklinggau
PASANG PALANG PINTU - Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat berharap agar PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memasang palang pintu atas meninggalnya seorang remaja tertabrak KAI relasi Palembang - Lubuklinggau. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Lubuklinggau meminta PT KAI memasang palang pintu di perlintasan usai remaja tewas tertabrak kereta.
  • Pemkot akan segera bersurat dan mendata titik perlintasan, terutama di kawasan permukiman padat.
  • Warga juga diimbau lebih waspada saat kereta melintas demi keselamatan.

 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat berharap agar PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memasang palang pintu atas meninggalnya seorang remaja tertabrak KAI relasi Palembang - Lubuklinggau.

Sebagai langkah awal Pemerintah Kota (Pemkot) akan mengirimkan surat ke PT KAI langsung.

"Dengan kejadian itu kita akan bersurat ke PT KAI untuk memasang palang disetiap perlintasan warga," kata Yoppy pada wartawan, Selasa (31/3/2025).

Yoppy mengungkapkan selama ini memang sudah ada keluhan dari warga dan diupayakan akan disegerakan, mengingat untuk keselamatan warga Lubuklinggau.

Wali Kota juga menegaskan, pihaknya akan segera mendata dimana saja daerah atau pemukiman warga yang dilintasi kereta.

"Kalau kita itu dari Kelurahan Pasar Pemiri sampai ke Air Kati, nanti secepatnya kita data," ungkapnya.

Baca juga: Remaja Disabilitas Tunarungu di Lubuklinggau Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Main HP di Tengah Rel

Baca juga: Kereta Api Jadi Andalan Distribusi BBM Sumbagsel di Tengah Lonjakan Mobilitas Lebaran

Yoppypun mendapatkan permintaan dari Ketua RT setempat, agar pemukiman warga yang cukup padat ini nantinya dapat dilintasi mobil.

"Ini untuk antisipasi ketika terjadi kebakaran, bisa dilewati mobil Damkar," tambahnya.

Namun, ia juga menegaskan apapun yang menjadi SOP dari PT KAI akan diikuti. Ini juga untuk keselamatan warga.

"Untuk warga kita juga imbau untuk tetap hati-hati, ketika jamnya atau jadwalnya kereta api lewat waspada, lebih baik menunggu dari pada bahaya," ungkapnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved