Arus Mudik 2026
Polisi Ingatkan Pemudik Tak Andalan Google Maps Saat Melintas di Lubuklinggau, Agar Tak Tersesat
Hal ini menyusul beberapa pemudik tersesat dan nyasar ke Bendungan Watervang karena mengikuti google maps.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Pemudik di Lubuklinggau diimbau tidak hanya mengandalkan Google Maps setelah beberapa pengendara tersesat hingga ke Bendungan Watervang.
- Polisi meminta pemudik memperhatikan rambu lalu lintas, karena banyaknya persimpangan dalam kota rawan membuat salah arah.
- Arus mudik meningkat hingga 35 persen, dengan jalur alternatif, rambu tambahan, dan pos istirahat disiapkan untuk mengurai kepadatan.
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Pemudik yang melintas di Kota Lubuklinggau Sumsel diingatkan agar tidak mengandalkan Google Maps sebagai panduan agar tak tersesat.
Hal ini menyusul beberapa pemudik tersesat dan nyasar ke Bendungan Watervang karena mengikuti google maps.
Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Desi Azhari menyampaikan, agar pemudik memperhatikan rambu lalu lintas untuk menghindari tersesat.
Menurut Desi, banyaknya persimpangan di dalam kota kerap membuat pemudik salah arah jika hanya mengandalkan peta digital tersebut.
“Perhatikan rambu yang sudah kami pasang. Jangan hanya ikut Google Maps saja nanti salah arah," kata Desi saat dihubungi Tribunsumsel.com, Kamis (19/3/2026)
Hingga H-2 Lebaran, arus kendaraan di Lubuklinggau meningkat 30 hingga 35 persen dalam satu jam, kurang lebih
tercatat 130–150 kendaraan melintas bernomor polisi luar daerah.
"Ramai terutama pada jam sibuk malam hari pukul 21.00–23.00 WIB dan setelah sahur hingga pagi," ujarnya.
Desi menyebutkan, mayoritas pemudik melintas menuju arah Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Aceh, Pekanbaru, hingga Bengkulu.
“Puncak arus mudik diperkirakan hari ini dan besok masih ada," ungkapnya.
Baca juga: Ikuti Google Maps Pemudik Malah Nyasar ke Jalan Buntu, Jalintim Tutup Pemudik Dialihkan ke Jalinteng
Baca juga: Ikuti Google Maps, Pemudik Tujuan Padang Nyasar ke Bendungan Watervang Lubuklinggau, Jalan Putus
Untuk mengurai kepadatan di pusat kota, pemudik diarahkan menggunakan jalur alternatif lingkar utara dan lingkar selatan.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya volume kendaraan dan aktivitas masyarakat yang memadati pusat perbelanjaan jelang Lebaran.
Sebagai penunjang, Satlantas bersama Dinas Perhubungan telah memasang rambu tambahan dan banner petunjuk arah di tujuh titik strategis.
"Kami pasang di Simpang Periuk, Simpang Siring Agung, Simpang Petanang, hingga Simpang RCA," ujarnya.
| Dikira Masih di Kursi Belakang, 2 Anak Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol di OKI, Begini Nasibnya |
|
|---|
| Momen Istri Pemudik Tertinggal di Minimarket Sungai Lilin Muba, Pinjam HP Polisi Telepon Suaminya |
|
|---|
| Lipsus : Diskon Tarif Tol JTTS Berlaku hingga 29 Maret, 21 Ribu Kendaraan Padati Ruas Tol Kapal |
|
|---|
| Kondisi Jalintim Palembang-Betung di Arus Balik Lebaran 2026, Titik Rawan Macet Masih Lancar |
|
|---|
| 3 Orang Tewas Kecelakaan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran di OKU Timur, Polisi: Jadi Perhatian Serius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Polisi-Ingatkan-Pemudik-Tak-Andalan-Google-Maps-Saat-Melintas-di-Lubuklinggau-Agar-Tak-Tersesat.jpg)