Berita Ogan Ilir

Jembatan di Kandis Sudah Dua Kali Ambruk, Pemkab Ogan Ilir Ajukan Pembangunan Konstruksi Beton

Pemkab Ogan Ilir mengajukan pembangunan konstruksi jembatan beton yang ada di Kecamatan Kandis, kepada pemerintah pusat.

Tayang:
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
BERI KETERANGAN - Bupati Panca Wijaya Akbar memberi keterangan kepada wartawan, Jumat (27/2/2026) siang. Pemkab Ogan Ilir berharap jembatan di Kandis yang dua kali ambruk, dapat dibangun permanen dengan konstruksi beton. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Ogan Ilir mengajukan pembangunan konstruksi jembatan beton yang ada di Kecamatan Kandis, kepada pemerintah pusat.
  • Jembatan penghubung Desa Lubuk Rukam dan Muara Kumbang itu sudah dua kali ambruk.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Pemkab Ogan Ilir mengajukan pembangunan konstruksi jembatan beton yang ada di Kecamatan Kandis, kepada pemerintah pusat.

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengatakan, jembatan penghubung Desa Lubuk Rukam dan Muara Kumbang itu sudah dua kali ambruk.

Insiden pertama terjadi pada Kamis (22/1/2026).

Kemudian insiden kedua, di mana jembatan darurat baru selesai dibangun, ambruk pada Minggu (15/2/2026).

"Kemarin jembatan itu dibangun (setelah insiden pertama) untuk darurat agar aktivitas masyarakat tidak terhambat. Tapi ternyata ambruk lagi karena tekanan sedimen tumbuhan," kata Panca kepada wartawan di Indralaya, Minggu (1/2/2026).

Selain di Ogan Ilir, Panca menyebut sedimen tumbuhan berupa tumpukan rerumputan juga jadi masalah di daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

"Di beberapa kecamatan di OKI juga sama kasusnya. Banyak tumpukan sedimen di sungai," ungkap Panca.

Dilanjutkannya, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Daerah Sumatera Selatan sudah turun ke lapangan dan berjanji akan mengadakan tender proyek jembatan setelah Lebaran Idul Fitri mendatang.

Agar insiden ambruknya jembatan tak terulang, Pemkab Ogan Ilir berharap dibangun jembatan beton.

"Kalau harapan kami sesuai yang kami ajukan, jembatan beton. Semoga saja ditindaklanjuti karena itu (jembatan) poros antarkabupaten," jelas Panca.

Diketahui, jembatan yang ambruk merupakan akses jalan hingga ke seputaran kantor Pemkab OKI.

"(Jembatan merupakan) akses vital, namun arus sungai di bawahnya deras. Harapannya jangan jembatan besi lagi," ucap Panca.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved