MBG Berjamur di Muratara
Posting Video Menu MBG Anaknya Berjamur, Mantan Anggota DPRD Muratara Dilaporkan SPPG ke Polisi
Muhammad Hadi, wali murid yang juga politisi di Muratara dilaporkan SPPG ke polisi usai memposting MBG anaknya yang basi dan berjamur
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Muhammad Hadi, wali murid yang juga politisi di Muratara dilaporkan SPPG ke polisi usai memposting MBG anaknya yang basi dan berjamur
- Kanit Pidsus Polres Muratara, Ipda Hendra Kusdian menyampaikan bila terlapor diundang untuk klarifikasi di Polres Muratara
- Kata Ipda Hendra, diperkirakan makanan yang berjamur itu sudah lebih dari beberapa hari, karena informasi dari pihak sekolah bahwa makanan itu pada hari Sabtu
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Keluhan Muhammad Hadi, wali murid di Kabupaten Muratara, Sumsel yang kecewa dengan menu makanan bergizi gratis (MBG) tidak layak konsumsi kini membuatnya dilaporkan ke polisi.
Muhammad Hadi yang juga Ketua DPC PPP Muratara, dilaporkan SPPG karena postingan di media sosial (medsos) mengenai menu MBG milik anaknya yang sudah basi dan berjamur.
Politisi yang juga mantan anggota DPRD Muratara periode 2014-2019 dan 2019 -2024 itu dilaporkan ke Polres Muratara.
Sebelumnya, video keluhan berdurasi satu menit lebih ini pertama kali diupload Muhammad Hadi di sosmed.
Nasi dan lauk dalam wadah makanan anaknya itu, terlihat dalam kondisi sangat memprihatikan karena sudah berjamur dan diduga sudah basi.
Peristiwa itu diduga terjadi di SD Negeri 01 Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.
Namun, sayangnya setelah peristiwa ini viral, postingan akun Muhammad Hadi tersebut sudah tidak ada lagi atau sudah dihapus.
Terkait viralnya video ini, Polisi langsung turun tangan melakukan penyelidikan
Kasatreskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin melalui Kanit Pidsus, Ipda Hendra Kusdian menyampaikan bila terlapor diundang untuk klarifikasi di Polres Muratara.
"Jadi kita undang ke Polres untuk dimintai keterangan, terkait masalah video viral terkait postingan dia MBG berjamur," katanya saat dihubungi Tribunsumsel.com, Jumat (13/2/2026).
Hendra menyampaikan, terlapor diambil keterangan atas laporan pihak SPPG bahwa video itu tidak benar dan disebut bahwa makanan yang viral itu bukan makanan pada hari itu.
"Penjelasan SPPG bahwa makanan itu beda, kemudian makanan yang dimakan itu bukan seperti itu," ungkapnya.
Diperkirakan makanan yang berjamur itu sudah lebih dari beberapa hari, karena informasi dari pihak sekolah bahwa makanan itu pada hari Sabtu.
"Tempat makanan anak itu bawa dari rumah, jadi karena sudah lama, jadi berjamur. Jadi makanan itu hari Sabtu," ujarnya.
Untuk masalah ini ke depan akan dilakukan telaah lebih dulu dan menjadi bahan penyelidikan untuk menghasilkan produk hukumnya seperti apa.
"Jadi kita telah dulu produk hukumnya seperti apa," ungkapnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Posting-Video-Makanan-MBG-Berjamur-Mantan-Dewan-Muratara-Dilaporkan-SPPG-ke-Polisi.jpg)