Kopi Sumsel
Kopi Pagar Alam Tembus Pasar Internasional, Wali Kota Minta Petani Tingkatkan Kualitas
Kopi yang dihasilkan petani di Pagar Alam kini sudah menembus pasar Australia dan beberapa negara luar negeri lainnya.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Kopi yang dihasilkan petani di Pagar Alam kini sudah menembus pasar Australia dan beberapa negara luar negeri lainnya
- Untuk itu Wali Kota Pagar Alam meminta petani Pagar Alam selain mengejar kuantitas hasil panen juga bisa meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan
- Pemerintah juga akan terus berupaya mencarikan inovasi baru sesuai dengan permintaan pasar global
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM -- Komoditi Kopi Pagar Alam saat ini mulai dilirik oleh pasar Internasional.
Hal ini terbukti dengan telah diekspornya Kopi Pagar Alam ke Australia dan beberapa negara luar lainnya.
Melihat hal ini Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah menilai ini adalah peluang bagus untuk petani Kopi Pagar Alam.
Pasalnya sudah sejak lama Kopi yang menjadi komoditi andalan Kota Pagar Alam namun baru bisa menembus pasar internasional.
Untuk itu Wali Kota Pagar Alam meminta petani Pagar Alam selain mengejar kuantitas hasil panen juga bisa meningkatkan kualitas dari tanaman Kopi mereka.
"Ini sudah menjadi peluang bagi petani Kopi Pagar Alam. Dengan sudah masuknya komoditi Kopi Pagar Alam di pasar Internasional maka hasil bumi Pagar Alam akan menjadi sorotan dunia," ujarnya.
Baca juga: Kopi Robusta Pagar Alam Kini Sudah Tembus Pasar Australia, 8,8 Ton Kopi Robusta Diekspor ke Sydney
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus mendampingi petani Kopi agar bisa meningkatkan Kualitas hasil panen Kopi sembari terus berupaya agar kuantitasnya juga bertambah.
"Kami sebagai pihak Pemerintah Kota akan terus fokus mendampingi petani Kopi dan petani lainnya agar bisa terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen," katanya.
Pemerintah juga akan terus berupaya mencarikan inovasi baru sesuai dengan permintaan pasar global agar hasil Komoditi Pagar Alam bisa bersaing di tengah gempuran pasar bebas saat ini.
"Kita juga terus memfokuskan anggaran ke sektor pertanian karena sektor ini merupakan sektor andalan selian pariwisata. Jika sektor ini bergerak dengan baik maka roda ekonomi di Pagar Alam juga akan baik," ungkapnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Harga Kopi Empat Lawang Merosot ke Rp45 Ribu, Petani Harap Bisa Tembus Rp70 Ribu Seperti Tahun Lalu |
|
|---|
| Harga Kopi di Empat Lawang Kini Rp51 Ribu per Kilo, Petani Berharap Bisa Tembus Rp70 Ribu per Kilo |
|
|---|
| Masuk Masa Panen, Harga Kopi di Empat Lawang di Bawah Rp50 Ribu, Padahal Tahun Kemarin Rp70 Ribu/Kg |
|
|---|
| Kopi Arabika Raden Kuning Jadi Identitas Pagar Alam, Pemkot Upayakan Sertifikasi Indikasi Geografis |
|
|---|
| Harga Kopi di Empat Lawang Anjlok Hingga Rp 45 Ribu Perkilo, Para Petani Kini Harap-harap Cemas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kopi-Pagar-Alam-Tembus-Pasar-Internasional-Wali-Kota-Ludi-Minta-Petani-Tingkatkan-Kualitas.jpg)