Berita Pagar Alam
Petani di Pagar Alam Mulai Lirik Budidaya Bawang Merah, Miliki Potensi Besar
Menurut Walikota, varietas Bima memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Pagar Alam.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus berupaya menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan, salah satunya melalui pengembangan budi daya bawang merah.
Upaya tersebut ditandai dengan panen raya bawang merah varietas Bima di Kelurahan Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah.
Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah didampingi Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin mengatakan, budi daya bawang merah merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan dan menstabilkan harga di pasaran.
"Saya mengapresiasi para petani Pelang Kenidai atas keberhasilan menanan hingga panen bawang merah yang dinilai membuktikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah," ujarnya.
Baca juga: Program Pasemah, Pj Walikota Pagaralam Ingatkan Kendaraan Dinas Layak Pakai Jangan Dilelang
Menurut Walikota, varietas Bima memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Pagar Alam.
"Pemerintah daerah berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui peningkatan sarana prasarana, pendampingan teknis, serta penguatan kelompok tani guna mewujudkan swasembada pangan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga menerima rompi Satgas Swasembada Pangan dari Kementerian Pertanian RI sebagai simbol tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan.
Sementara itu, Ketua Komunitas Petani Bawang Merah Kota Pagar Alam, Supri mengatakan harapan agar petani mendapatkan bimbingan teknis dari dinas terkait untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang budidaya Bawang Merah.
"Produksi bawang merah di Pagar Alam saat ini masih relatif terbatas dan masih didominasi pasokan dari luar daerah. Meski demikian, dari sisi kualitas, bawang merah Pagar Alam dinilai tidak kalah bersaing," katanya.
"Kami sangat berharap adanya pendampingan dan bimbingan teknis, khususnya dalam budidaya bawang merah, agar produksi lokal dapat terus meningkat," tambah Supri.
| Dorong Hilirisasi, Kemenperin Siap Sulap Kopi Pagar Alam Jadi Produk Industri Unggulan |
|
|---|
| Gunung Dempo Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter, Masyarakat Dilarang Mendekati Kawah |
|
|---|
| Polres Pagar Alam Amankan 3 Pengedar Narkotika, Satu Diantaranya Wanita, Sita Puluhan Gram Sabu |
|
|---|
| Progres Pembangunan SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Capai 70 Persen, Juli 2026 Mulai Beroperasi |
|
|---|
| Pemuda di Pagar Alam Ditangkap Polisi, Simpan 800 Gram Narkoba Jenis Ganja di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Panen-bawang-merah-di-pagaralam.jpg)