Berita Lubuklinggau
294 Orang Guru TK dan PAUD Non ASN Terima Insentif dari Pemkot Lubuklinggau
Penghargaan lainnya diberikan atas predikat pemerintah daerah akselerator responsif dalam implementasi program makan bergizi gratis.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- 294 guru dan tenaga kependidikan Non ASN jenjang TK dan PAUD dari 82 sekolah di wilayah Kota LubukLinggau diberikan insentif
- Kebijakan ini merupakan bagian dari Program Linggau Juara, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
- Wali kota Lubuklinggau mengajak seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sepanjang tahun 2025.
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sebanyak 294 guru dan tenaga kependidikan Non ASN jenjang TK dan PAUD dari 82 sekolah di wilayah Kota LubukLinggau diberikan insentif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.
Kebijakan ini merupakan bagian dari Program Linggau juara, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain itu, Pemerintah Kota Lubuk Linggau juga menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terkait indeks capaian pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) urusan pendidikan dengan kategori tuntas pertama.
Penghargaan lainnya diberikan atas predikat pemerintah daerah akselerator responsif dalam implementasi program makan bergizi gratis.
Pada kesempatan yang sama, wali kota menyerahkan hadiah umrah gratis kepada dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu menjawab dengan benar terkait 50 program visi dan misi Linggau Juara.
Hadiah tersebut diterima oleh Kepala Bappedalitbang dan Kepala Bagian Pemerintahan.
Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa apel bulanan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan disiplin, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sepanjang tahun 2025.
Baca juga: Pemkot Lubuklinggau Segera Bagikan Seragam Sekolah Gratis, Ditargetkan Awal Desember 2025
"Saya minta untuk mempertahankan hal-hal yang sudah baik dan segera memperbaiki kekurangan agar pelaksanaan tugas di tahun mendatang menjadi lebih baik," ungkapnya pada wartawan.
Dia menyampaikan jadikan disiplin sebagai etos kerja dan budaya, bukan karena pengawasan semata dan ia mengingatkan bahwa ASN, termasuk R3 dan R4 yang telah dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu, harus menjadi contoh dalam kedisiplinan dan kinerja.
Dia menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan loyalitas, serta meningkatkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
"Saya meminta agar tidak ada lagi keluhan masyarakat akibat birokrasi yang berbelit," ujarnya.
Kemudian, kepada seluruh kepala OPD, Wali Kota menginstruksikan untuk meningkatkan kerja sama tim, memastikan program berjalan sesuai target.
"Diharapkan pengelolaan administrasi dan pelaporan secara tertib, akurat, dan tepat waktu dengan perencanaan yang matang," ungkapnya.
Baca berita lainnya di google news
| Niat Mandi Bersama Teman, Pelajar SMP di Lubuklinggau Tewas Terseret Arus Bendungan Watervang |
|
|---|
| Pemkot Lubuklinggau Pastikan Tak Akan Rekrut Honorer, Kepala OPD Bakal Disanksi Bila Membandel |
|
|---|
| Angin Kencang Terjang Lubuklinggau, Rumah Hancur, Pohon Tumbang Hingga Taman Olahraga Megang Rusak |
|
|---|
| Kisah Pilu Zulkarnain, Ojol di Lubuklinggau Tak Bisa Cari Nafkah Akibat Kecelakaan, Banjir Simpati |
|
|---|
| Kecanduan Judol dan Narkoba, Pria di Lubuklinggau Gelapkan Motor Orangtua, Pelaku Residivis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Wali-Kota-Lubuklinggau-H-Rachmat-Hidayat-saat-menyerahkan-bantuan-insentif-294-guru.jpg)