Bocah Asal Palembang Tenggelam di OKI

Liburan Berujung Duka, Bocah 7 Tahun Asal Palembang Hilang Tenggelam di Sungai Komering OKI

M. Hafiz Riski (7) asal Talang Jambe, Kota Palembang hilang tenggelam di Sungai Komering Desa Lubuk Dalam, OKI saat liburan di rumah neneknya.

Tayang:
Dokumentasi/Kantor SAR Palembang
PENCARIAN BOCAH TENGELAM -- Petugas Tim SAR gabungan masih mencari keberadaan bocah tenggelam di Sungai Komering tepatnya di Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Sabtu (27/12/2025) siang. Sebelumnya M. Hafiz Riski (7) asal Palembang tenggelam di Sungai Komering saat mandi bersama nenek dan saudaranya. 

Ringkasan Berita:
  • M. Hafiz Riski (7) asal Talang Jambe, Kota Palembang hilang tenggelam di Sungai Komering, OKI
  • Peristiwa itu terjadi saat korban berlibur ke rumah neneknya di Desa Lubuk Dalam OKI
  • Pencarian dilakukan dengan cara menyisir aliran sungai dengan menggunakan perahu karet sejauh 8 KM namun hingga kini korban belum ditemukan

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Seorang bocah bernama M. Hafiz Riski (7) asal Talang Jambe, Kota Palembang, dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus deras Sungai Komering di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Jumat (26/12/2025) malam.

Disampaikan Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin peristiwa memilukan bermula saat Hafiz sedang berlibur ke rumah neneknya di Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Kayuagung, OKI.

Pada Jumat, (26/12/2025), sekitar pukul 16.00 WIB, korban pergi ke pinggiran Sungai Komering untuk mandi bersama nenek dan 3 orang saudaranya.

Namun, saat asyik bermain tiba-tiba arus sungai yang kuat menyeret Hafiz dan 3 saudaranya.

Melihat cucu-cucunya dalam bahaya, sang nenek dengan sigap berusaha memberikan pertolongan.

"Nahas, meski sang nenek berhasil menarik dan menyelamatkan tiga saudara korban ke tepian, namun tubuh kecil Hafiz tak bisa melawan derasnya arus. Ia hanyut dan menghilang ditelan aliran sungai," ujar Raymond.

Baca juga: Kronologi Eks Anggota DPRD Sumsel Digerebek Keluarga Korban Berbuat Asusila ke Anak Usia 11 Tahun

Lanjut Raymond, pertama kali pihaknya menerima laporan musibah pada Jumat malam pukul 21.30 WIB.

"Begitu menerima informasi, kami langsung memerintahkan tim rescue kantor SAR Palembang untuk berangkat ke lokasi dengan membawa peralatan penyelamatan air lengkap," ungkapnya, 

Ditegaskan Raymond, metode pencarian saat ini dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 2 search and rescue unit (SRU). 

"Untuk SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai dengan menggunakan perahu karet sejauh 8 KM ke arah barat laut. Sedangkan SRU 2 akan melakukan pencarian dengan cara penyelaman di sekitar lokasi awal kejadian dan  melakukan penyebaran informasi ke warga yang berada disepanjang pesisir aliran sungai," ungkapnya.

Selain itu, tim ini juga menyebarkan informasi ke warga yang beraktivitas di sepanjang pesisir sungai agar segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.

"Kondisi arus dan luasnya area pencarian menjadi tantangan, namun kami terus berupaya maksimal. Kami berharap dalam waktu dekat korban dapat segera ditemukan," pungkasnya.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved