Berita OKU Timur

Warga Trimoharjo OKU Timur Tolak Koperasi Merah Putih Dibangun di Lapangan Bola, Pemdes Beri Solusi

Warga Desa Trimoharjo OKU Timur menolak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang berlokasi di lapangan sepak bola desa

Tayang:
Dokumentasi/Warga Desa Trimoharjo
SAMPAIKAN ASPIRASI -- Ratusan warga Desa Trimoharjo mendatangi kantor desa untuk menyampaikan aspirasi penolakan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di lapangan sepak bola, Senin (22/12/2025). Melalui musyawarah bersama pemerintah desa dan unsur terkait, disepakati solusi tukar guling lahan agar pembangunan tetap berjalan tanpa menghilangkan fasilitas olahraga warga. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Trimoharjo OKU Timur menolak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang berlokasi di lapangan sepak bola desa
  • Lapangan itu satu-satunya fasilitas olahraga yang selama ini dimanfaatkan masyarakat setempat
  • Pemerintah desa memastikan keberadaan lapangan sepak bola tetap terjaga melalui skema tukar guling lahan

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Ratusan warga Desa Trimoharjo, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur, Sumsel mendatangi Kantor Desa Trimoharjo untuk menyampaikan penolakan terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang berlokasi di lapangan sepak bola desa, Senin (22/12/2025).

Aksi tersebut dipicu kekhawatiran warga karena lapangan itu merupakan satu-satunya fasilitas olahraga yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Warga menegaskan penolakan bukan ditujukan pada program pemerintah.

Mereka justru mendukung penuh pendirian Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa. Namun, lokasi pembangunan dinilai tidak tepat. 

Jaenal salah satu warga mengatakan, masyarakat berharap pemerintah desa dapat mencari alternatif lokasi lain.

Menurutnya, lapangan sepak bola memiliki fungsi sosial yang penting sebagai ruang berkumpul dan aktivitas olahraga warga.

Ia juga menuturkan bahwa masyarakat tidak ingin kehilangan fasilitas yang telah digunakan bertahun-tahun.

“Kami ini pada dasarnya mendukung program koperasi desa, karena jelas untuk kepentingan masyarakat. Tapi kalau dibangun di lapangan bola, kami keberatan. Itu satu-satunya tempat olahraga warga, tempat anak-anak dan pemuda beraktivitas,” kata Jaenal, Senin (22/12/2025).

Ia juga menambahkan, penolakan ini murni aspirasi warga agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan fasilitas umum yang ada.

Menanggapi aspirasi tersebut, Pemerintah Desa Trimoharjo menggelar musyawarah bersama warga. 

Kepala Desa Trimoharjo, Muharso, didampingi anggota DPRD Kabupaten OKU Timur, Andi Saiban, menyampaikan bahwa telah dicapai titik temu.

Ia menjelaskan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tetap dilanjutkan, namun pemerintah desa memastikan keberadaan lapangan sepak bola tetap terjaga melalui skema tukar guling lahan.

“Karena pembangunan koperasi sudah dilaksanakan di lokasi lapangan sepak bola, maka bagian lapangan yang berkurang akan kami ganti dengan penambahan tanah di sebelah lapangan yang merupakan milik warga. Tanah tersebut nantinya ditukar guling dengan tanah desa,” jelas Muharso.

Mediasi penolakan pembangunan koperasi desa itu turut dihadiri Danramil, Kapolsek, Kasi Trantib, anggota DPR, kepala desa, serta perwakilan masyarakat, sebagai upaya menjaga kondusivitas dan kesepakatan bersama dalam pembangunan desa.
 
 
 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved