Berita Lahat

Kepergok Curi HP di RSUD Lahat, Pria Diduga ODGJ Nyaris Tewas Dihajar Hingga Diikat di Tiang Bendera

SP (50) yang diduga ODGJ kepergok mencuri hp keluarga pasien di RSUD Lahat. Pelaku nyaris tewas diamuk massa bahkan diikat di tiang bendera.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Dokumentasi/Warga
DIIKAT DI TIANG -- Polisi mengevakuasi pria diduga ODGJ yang diikat di tiang bendera RSUD Lahat karena karena kepergok mencuri HP keluarga pasien. Pria tersebut sempat jadi bulan-bulanan warga. 

Ringkasan Berita:
  • SP (50) yang diduga ODGJ kepergok mencuri hp keluarga pasien di RSUD Lahat
  • Akibat perbuatannya, SP nyaris tewas diamuk massa hingga diikat di tiang bendera
  • Polisi mengevakuasinya dan akan membawa SP berobat ke Palembang untuk memastikan kondisinya

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT -- Seorang pria berinisial SP (50) yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diamuk massa karena kepergok mencuri handphone milik keluarga pasien di RSUD Lahat.

SP nyaris tewas dihantam conblock  oleh sejumlah keluarga pasien hingga akhirnya ia diikat di tiang bendera oleh petugas keamanan. 

Peristiwa ini berawal setelah SP warga Kecamatan Lahat, tertangkap tangan mencuri handphone milik keluarga pasien sal penyakit dalam RSUD Lahat.

Tertangkapnya aksi pria berbadan kurus, berkulit gelap dan memiliki beragam tato di sejumlah bagian tubuhnya ini, sempat buat geger keluarga pasian dan pegawai RSUD Lahat dikarenakan sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara korban dengan pelaku.

SP sempat tak berkutik di tangan satpam dan anggota Satpol PP yang sedang bertugas.

Saat berhasil ditangkap, SP rupanya berhasil lepas melarikan diri.

Tindakan itu membuat satpam, Satpo PP dan korban semakin geram lalu kembali mengejarnya.

Alhasil SP kembali berhasil ditangkap. Korban yang geram hampir memukul kepala SP dengan conblock yang berada di area parkiran kendaraan. 

Baca juga: Siasat Licik Pencuri Motor Palembang Terekam CCTV, Pakai Modus Berteduh Lalu Gasak Motor di Toko

Beruntung, anggota Satpol PP yang ada saat itu bisa menahan, hingga nyawa SP terselamatkan.

Usai dua kali tertangkap, SP akhirnya menyerah. Ia diseret dan diborgol satpam di tiang bendera RSUD Lahat.

Kondisi itu jelas jadi tontonan keluarga pasien, hingga anggota Satreskrim Polres Lahat datang membawa SP untuk ditahan.

"Pelaku sempat diamankan oleh anggota, korban juga sudah dimintai keterangan," terang Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK MIK melalui Kasubsi Humas, Aiptu Lispono, Rabu (17/12/2025).

Lispono menyebut, kejadian ini ternyata tidak jadi dilaporkan oleh korban, mengingat kondisi pelaku diduga mengidap gangguan jiwa. 

"Pelaku diduga idap gangguan jiwa. Tidak ada laporan polisinya dari kejadian itu. Pelaku dibawa berobat ke Palembang untuk memastikan kondisinya," jelasnya.

 


Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved