Berita Selebriti

Ikut Kena Prank, Rekan Kerja Sempat Galang Doa untuk Ansy De Vries yang Dikabarkan Kritis

Mereka ternyata ikut menjadi korban prank setelah kabar pembegalan sadis yang menimpa Ansy De Vries dipastikan hanya cerita karangan atau hoaks yang

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/@jabodetabek24info
NGAKU DIBEGAL - Model bernama Ansy jadi korban begal di Jakarta Barat, kondisi kritis. Ternyata kabar itu hanya karangan belaka. 

Ringkasan Berita:
  • Rekan kerja model ADV sempat menggalang doa karena mengira sang model kritis dibegal, namun kabar tersebut dipastikan seratus persen bohong.
  • Polisi mengungkapkan ADV sengaja mengarang cerita tragis tersebut hanya karena iseng dan terpengaruh maraknya konten viral tentang aksi begal.
  • Kebohongan semakin kuat setelah RS Sumber Waras mengonfirmasi tidak ada data pasien atas nama ADV yang dirawat dalam satu bulan terakhir.

TRIBUNSUMSEL.COM -- Rasa empati dan kekhawatiran dari rekan kerja model photoshoot berinisial ADV atau Ansy De Vries berujung sia-sia. 

Mereka ternyata ikut menjadi korban prank setelah kabar pembegalan sadis yang menimpa Ansy De Vries dipastikan hanya cerita karangan atau hoaks yang dibuat oleh sang model sendiri.

Penyebaran informasi palsu ini sempat memicu kegemparan di jagat maya, lantaran narasi yang beredar menggambarkan aksi kejahatan jalanan yang sangat keji hingga membuat korban tak sadarkan diri. 

Rekan-rekan seprofesi Ansy De Vries yang terlanjur panik dan cemas segera menyebarkan pesan berantai demi mengumpulkan dukungan moral, tanpa menyadari bahwa kepedulian mereka justru dimanfaatkan demi sebuah skenario fiktif yang meresahkan masyarakat luas.

Sebelum kebohongan ini dibongkar oleh pihak kepolisian, salah satu rekan kerja Ansy De Vries yang berprofesi sebagai freelance Make Up Artist (MUA), Zara, sempat menggalang doa di kalangan rekan sejawat dan publik. 

Baca juga: Motif Model Ansy Jan De Vries Karang Cerita Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk, Ngaku Iseng Demi Tren

KORBAN BEGAL- Model blasteran Indonesia-Belanda, Ansy Jan De Vries, dikabarkan menjadi korban begal dan pembacokan di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (16/5/2026) dini hari.
KORBAN BEGAL- Model blasteran Indonesia-Belanda, Ansy Jan De Vries, dikabarkan menjadi korban begal dan pembacokan di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (16/5/2026) dini hari. (Instagram/model.ansyjandevries)

Zara panik setelah mendapat informasi dari pacar Ansy De Vries bahwa sang model dalam kondisi kritis akibat luka bacok di kepala setelah dibegal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Untuk saat ini kondisi Ansy belum sadarkan diri, aku dapat info dari pacarnya. Minta doanya saja ya teman-teman supaya Ansy cepat pulih dan sehat kembali," ujar Zara saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026) dalam pemberitaan Tribunnews.com

Saat itu, narasi yang beredar di media sosial sangat meyakinkan. ADV disebut dibegal pada Sabtu (16/5/2026) malam saat pulang menumpangi ojek online setelah sesi pemotretan. 

Model blasteran Belanda tersebut dikabarkan dipepet empat orang dan langsung dilarikan ke RS Sumber Waras dalam kondisi tak sadarkan diri.

Namun, semua cerita tragis yang telanjur memicu simpati dan keprihatinan publik itu dipastikan tidak benar. 

Kebohongan Ansy De Vries terungkap setelah jajaran Polda Metro Jaya melakukan penelusuran proaktif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa tim gabungan dari Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA PPO Jakarta Barat, Polsek Kebon Jeruk, UPT P3A, hingga tim Psikologi dan Dokkes Polda Metro Jaya langsung mendatangi kediaman ADV untuk interogasi.

“Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah menjadi korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya,” tegas Budi di Polda Metro Jaya, Rabu (20/5/2026) malam, dikutip dalam pemberitaan Tribunnews.com

Mirisnya, alasan Ansy De Vries membuat cerita bohong yang sampai membuat rekan kerjanya cemas dan memohon doa tersebut hanyalah karena faktor keisengan semata.

Baca juga: Hoaks Kabar Model Ansy Jan De Vries Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk, Polisi Sebut Hanya Karangan

“Apa motifnya? Yang pertama karena iseng, yang kedua ingin mengglorifikasikan bahwa beberapa kejadian viral tentang begal,” ungkap Budi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved