Berita Selebriti

Analisis Psikolog Soal Hubungan Ahmad Dhani-Maia Belasan Tahun Cerai Tapi Tak Kunjung Damai

Fenomena 'perang dingin' yang tak kunjung usai ini menarik perhatian psikolog kondang, Tika Bisono, yang menilai bahwa hubungan keduanya adalah cermi

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/CUMICUMI
JUMPA PERS- Ahmad Dhani secara terang-terangan mengungkapkan bahwa keluarga besarnya sudah merasa muak terhadap Maia Estianty, geram sering mengungkit masa lalu. Psikolog sebut perceraian keduanya tak sehat. 

Ringkasan Berita:
  • Hubungan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali memanas di tengah momen bahagia anak mereka, dipicu oleh sindiran Dhani di media sosial.
  • Tika Bisono menilai ini sebagai "perceraian tak sehat" akibat luka perselingkuhan dan trauma masa lalu terkait pembatasan akses anak.
  • Meski trauma sulit dilupakan, kehadiran pasangan baru diharapkan menjadi terapi untuk menata hidup lebih normal.

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Meski belasan tahun telah berlalu, bara perselisihan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty rupanya belum benar-benar padam. 

Momen yang seharusnya penuh kebahagiaan, seperti dalam acara pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju serta rencana pernikahan Dul Jaelani kelak, justru kembali menyeret dinamika panas di antara kedua orang tuanya ke pusaran ruang publik.

Ketegangan ini semakin mencuat setelah Ahmad Dhani melontarkan serangkaian sindiran melalui media sosial, mulai dari mengungkit momen siraman hingga kembali membahas putusan perceraian masa lalu. 

Fenomena 'perang dingin' yang tak kunjung usai ini menarik perhatian psikolog kondang, Tika Bisono, yang menilai bahwa hubungan keduanya adalah cermin dari perpisahan yang bermasalah.

'Perceraian Tidak Sehat'

Psikolog Tika Bisono secara gamblang menyebut bahwa apa yang terjadi pada Dhani dan Maia merupakan bentuk nyata dari kegagalan dalam mengelola dampak psikologis pasca perpisahan.

"Disebut dengan perceraian yang tidak sehat," ujar Tika, dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Selasa (5/5/2026) dalam Tribunnews.com

Menurut lulusan Fakultas Psikologi UI ini, akar masalahnya seringkali terletak pada penyebab perpisahan itu sendiri. 

"Karena memang penyebabnya, sebagaimana rata-rata perceraian, kalau sudah perselingkuhan pasti ada luka. Baik buat yang perempuan maupun yang laki-laki itu sama," jelasnya.

Dalam konteks pasangan musisi ini, Tika menyoroti adanya ketimpangan rasa sakit hati. 

"Nah, tapi kalau dalam kasus (Ahmad Dhani dan Maia Estianty) ini, kita semua tahu penyebabnya ada orang ketiga dan yang dirugikan adalah pihak perempuan," tambahnya.

Benturan Ego dan Trauma yang Mengendap

Tika melihat adanya jurang perbedaan persepsi antara kedua belah pihak. Pihak pria cenderung menganggap situasi tersebut sebagai hal yang lumrah, sementara pihak wanita menanggung dampak jangka panjang.

"Nah, yang laki-laki itu tidak merasa merugikan, tidak merasa menyakiti. Ibaratnya seolah-olah memang begini keadaannya, ya sudah terima saja," urai Tika. 

Ia menegaskan bahwa kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga tidak akan pernah meninggalkan dampak yang baik.

Dampak buruk tersebut, menurut Tika, bisa menetap dalam waktu yang sangat lama tergantung pada kedalaman luka yang dirasakan. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved