Berita Selebriti

Ini Alasan Denada Titipkan Ressa Putranya di Keluarga Banyuwangi, Berharap Punya Figur Keluarga Utuh

Denada merasa bersalah karena tidak mampu memberikan situasi keluarga yang ideal—ada ayah dan ibu dalam satu atap—untuk Ressa Rizky yang baru lahir.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/Tangkapan layar @ Feni Rose Official
PENGAKUAN - Penyanyi Denada saat hadir dalam podcast Feni Rose Official, Senin (16/3/2026). Denada merasa bersalah karena tidak mampu memberikan situasi keluarga yang ideal—ada ayah dan ibu dalam satu atap—untuk Ressa Rizky yang baru lahir. 

Ringkasan Berita:
  • Denada mengungkapkan bahwa keputusannya menitipkan anak kandungnya dari lahir karena keinginannya memberikan kehidupan "sempurna" bagi sang anak.
  • Denada mengakui bahwa periode setelah melahirkan Ressa Rizky Rossano adalah masa-masa terberat dalam hidupnya. 
  • Ia mengaku mencemaskan masa depan Ressa, terutama saat sang anak mulai masuk sekolah dan harus menghadapi pertanyaan dari lingkungan sosial mengenai sosok ayahnya.

TRIBUNSUMSEL.COM - Penyanyi Denada akhirnya memberikan penjelasan mendalam terkait keputusannya menitipkan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano, untuk diasuh oleh keluarga bibinya di Banyuwangi selama 24 tahun. 

Dalam wawancara bersama Feni Rose pada Senin, (1/3/2026), Denada mengungkapkan bahwa keputusan itu lahir dari rasa bersalah dan keinginannya memberikan kehidupan "sempurna" bagi sang anak.

Denada mengaku tak berniat untuk membuang darah dagingnya sendiri sampai dianggap menelantarkan.
 
Denada mengakui bahwa periode setelah melahirkan Ressa adalah masa-masa terberat dalam hidupnya. 

Baca juga: Isak Tangis Denada Ungkap Momen Melahirkan Ressa Rossano Tanpa Suami, Ketakutan, Bantah Buang Anak

Selain harus melahirkan tanpa didampingi sosok suami, ia mengaku mengalami peristiwa traumatis yang sangat memengaruhi kondisi mentalnya saat itu.

"Ada hal-hal yang terjadi dalam hidup aku yang cukup berat dan menyisakan trauma secara mental," ujar Denada. 

BUKA SUARA - Penyanyi Denada muncul perdana setelah belakangan ramai disebut menelantarkan anak kandungnya, Ressa Rizky Rossano selama 24 tahun. 
BUKA SUARA - Penyanyi Denada muncul perdana setelah belakangan ramai disebut menelantarkan anak kandungnya, Ressa Rizky Rossano selama 24 tahun.  (Youtube/Feni Rose Official)

Ia merasa bersalah karena tidak mampu memberikan situasi keluarga yang ideal—ada ayah dan ibu dalam satu atap—untuk putranya yang baru lahir.

"Beban mental bahwa tanggung jawabku kepada dia, bahwa dia akan tumbuh besar tidak di dalam gambaran keluarga yang utuh... yang terbaik seharusnya kan buat seorang anak tumbuh ada Bapak, ada Ibu, di dalam satu rumah tangga," ungkap Denada dengan suara bergetar.
  
Denada mengaku mencemaskan masa depan Ressa, terutama saat sang anak mulai masuk sekolah dan harus menghadapi pertanyaan dari lingkungan sosial mengenai sosok ayahnya.

"Mama tanya, 'Nanti kalau misalnya dia masuk sekolah terus teman-teman sekolahnya ada yang nanya (soal bapaknya), kamu sudah siap belum?'. Di situ aku mulai berpikir, oh iya ya benar, itu sesuatu yang harus aku persiapkan," kenangnya.

Ibunda Denada, almarhumah Emilia Contessa, saat itu memberikan saran untuk mempertimbangkan tawaran dari Tante Ratih dan Om Dino (adik Emilia) yang sangat mendambakan anak laki-laki.

"Aku pikir perfect. Karena Resa akan tumbuh di satu keluarga di mana dia akan melihat ada sosok Bapak, ada sosok Ibu. Dia akan disayang di situ... enggak akan ada yang berani macam-macam sama dia karena tahu dia dari keluarga besar kami," ungkap Denada.

Denada merasa bahwa di Banyuwangi, Ressa akan terlindungi dari bullying karena pengaruh keluarga besar mereka di sana. 

Ia menganggap hal itu sebagai "perpanjangan tangan" untuk menjaga anaknya saat ia harus bekerja di Jakarta.

Baca juga: Curhat Denada saat Emilia Contessa Tahu Hamil Ressa Rizky di Usia 20 Tahun, Menangis Syok 

Meskipun awalnya yakin bahwa rencana tersebut adalah yang terbaik, Denada mengakui bahwa seiring berjalannya waktu, muncul penyesalan yang mendalam. 

Ia merasa menjadi sosok yang pengecut karena takut merusak realita yang sudah terbentuk di benak Ressa.

"Itu benar-benar tidak di dalam plan aku sama sekali. Plan aku adalah melahirkan dia, membesarkan dia berdua sama dia gitu. Tapi terus pada saat aku dikasih tahu ada plan itu, aku merasa bahwa ini rencana yang cukup baik tentunya dengan pemikiran bahwa oke suatu hari nanti kita akan kasih tahu sama dia."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved