Berita Selebriti

Ramai Seruan Boikot Terkait Penelantaran Anak, Denada Menangis Lihat Pemuda 19 Tahun di Acara TV

Denada tak kuasa menahan air mata dalam acara Dangdut Mania Dadakan (DMD) di MNCTV, Irfan Hakim isyaratkan Denada tengah memikul beban masalah berat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Youtube/MNC TV
TANGIS PECAH - Denada tak kuasa menahan air mata dalam acara Dangdut Mania Dadakan (DMD) di MNCTV, Irfan Hakim isyaratkan Denada tengah memikul beban masalah berat 

Ringkasan Berita:
  • Tangis Denada pecah saat bertugas sebagai juri dalam acara Dangdut Mania Dadakan (DMD) di MNCTV, Rabu (28/1/2026),  
  • Kejadian bermula saat seorang kontestan pemuda berusia 19 tahun tampil di hadapan para juri diduga mengingatkan dengan Ressa
  • Irfan Hakim isyaratkan bahwa putri dari Emilia Contessa ini tengah memikul beban masalah yang sangat berat  

 

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Seruan aksi boikot terhadap penyanyi Denada gencar dilakukan warganet di media sosial.

Aksi boikot Denada itu tak lepas terkait dugaan penelantaran anak selama 24 tahun kepada Ressa Rizky Rossano, pemuda asal Banyuwangi.

Saat bertugas sebagai juri dalam acara Dangdut Mania Dadakan (DMD) di MNCTV, Rabu (28/1/2026), pertahanan diri Denada runtuh.

Kejadian bermula saat seorang kontestan pemuda berusia 19 tahun tampil di hadapan para juri.

Denada tak kuasa menahan air mata sesaat hendak memberikan komentar kepada peserta.

Baca juga: Dengar Cerita Awal Ressa Tahu Dirinya Anak Denada saat Masih SMP, Denny Sumargo Menangis

 

 

Berbeda dengan juri lainnya yakni Caren Delano dan Iis Dahlia memencet tombol buzzer karena penampilannya kurang sempurna. 

Irfan Hakim selaku pembawa acara lantas menanyakan alasan Denada.

“Kenapa, walaupun kamu bilang tidak sempurna, kenapa tidak menekan buzzer?” tanya Irfan Hakim mendekat ke arah Denada

"Karena aku kepengen (lihat dia)," ucap Denada terbata-bata menahan tangis.

Suasana studio seketika berubah haru saat Caren Delano dan juri lainnya langsung memeluk Denada untuk menguatkannya.

"Kenapa?" tanya Irfan lagi. "Gapapa," jawab Denada singkat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved