PPG
Contoh Tugas Refleksi Modul Profesional Akidah dan Akhlak dalam PPG Kemenag Daljab 2025
Analisis Implementasi/Penerapan Akhlak Mahmudah dan Akhlak Mazmumah, Akhlak Mahmudah (akhlak terpuji) dan Akhlak Mazmumah (akhlak tercela) merupakan
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Putri Kusuma Rinjani
TRIBUNSUMSEL.COM - Dalam artikel kali ini akan disajikan selengkapnya contoh Tugas Refkeksi Modul Profesional Akidah dan Akhlak dalam PPG Kemenag Daljab 2025 yang bisa Ibu/Bapak Guru gunakan sebagai panduan.
Diketahui Tugas Refleksi Modul Profesional Akhlak dan Akidah ditunjukkan kepada Ibu/Bapak Guru yang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2025.
Terdapat beberapa topik materi yang bisa Ibu/Bapak Guru pilih untuk dibahas dalam Tugas Refleksi Modul Profesional Akidah dan Akhlak.
Adapun sebelum mengerjakan Tugas Refleksi Modul Profesional Guru Kelas MI terdapat beberapa pertanyaan yang harus diperhatikan yakni sebagai berikut:
1. Pilih materi yang menarik dan deskripsikan materi tersebut
2. Lakukan analisis implementasi/penerapan materi tersebut
3. Tuliskan pengalaman praktis dari proses pembelajaran yang mendukung atau bertentangan dengan yang dipelajari!
4. Uraikan tantangan yang dihadapi dan hikmah (lesson learn) yang didapatkan!
5. Buat rencana aksi penerapan materi tersebut dalam kegiatan pembelajaran.
Barulah Ibu/Bapak Guru bisa mengerjakan Tugas Refleksi Modul Profesional Akidah dan Akhlak di laman Learning Management System (LSM) atau https://app.ppgkemenag.com/
Inilah contoh Tugas Refleksi Modul Profesional Akidah dan Akhlak dalam PPG Kemenag 2025.
__________
Contoh Tugas Refleksi Modul Profesional Akidah dan Akhlak dalam PPG Kemenag 2025
Topik 3 Materi: Akhlak Mahmudah dan Akhlak Mazmumah
Analisis Implementasi/Penerapan Akhlak Mahmudah dan Akhlak Mazmumah
Akhlak Mahmudah (akhlak terpuji) dan Akhlak Mazmumah (akhlak tercela) merupakan dua konsep utama dalam pendidikan karakter Islam.
Implementasi dalam kehidupan shari-hari terlihat dalam perilaku individu dan sosial, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Implementasi Akhlak Mahmudah:
- Siswa diajarkan untuk bersikap jujur, sabar, rendah hati, dan menghormati orang lain.
- Guru memberikan contoh dalam keseharian, seperti menepati janji, bersikap sopan, dan berempati kepada sesama.
- Lingkungan sekolah mendukung perilaku positif dengan aturan yang menanamkan nilai-nilai kebaikan.
Implementasi Akhlak Mazmumah:
- Guru menanamkan kesadaran tentang dampak negatif dari sifat seperti sombong, iri hati, malas, dan suka berbohong.
- Diberikan contoh konkret dari kisah-kisah dalam Al-Qur'an dan hadits tentang akibat buruk dari akhlak tercela.
- Sekolah menerapkan sanksi edukatif bagi siswa yang melanggar nilai-nilai akhlak.
Pengalaman Praktis dalam Proses Pembelajaran
Dalam proses pembelajaran, penerapan akhlak sering terlihat melalui interaksi antara guru dan siswa, serta antar siswa sendiri.
Dukungan terhadap materi:
- Pembelajaran berbasis keteladanan (uswah hasanah), di mana siswa meniru sikap baik guru dan teman sebaya.
- Adanya program seperti "Jumat Berkah" yang mengajarkan berbagi kepada sesama.
- Diskusi dan kajian tentang akhlak melalui mata pelajaran PAI atau kegiatan keagamaan di sekolah.
Tantangan dalam penerapan:
- Sebagian siswa mash memiliki kebiasaan kurang disiplin, seperti menunda tugas atau tidak jujur dalam ujian.
- Pengaruh media sosial yang kadang mendorong perilaku negatif seperti pamer (riya) atau berkata kasar.
- Tidak semua lingkungan keluarga mendukung pembelajaran akhlak di sekolah, sehingga ada ketidakseimbangan antara teori dan praktik di rumah.
Tantangan dan Hikmah yang Didapatkan
A.Tantangan;
- Membentuk karakter membutuhkan proses panjang dan tidak instan.
- Mengubah kebiasaan buruk membutuhkan pendekatan yang tepat dan berkelanjutan.
- Lingkungan yang kurang mendukung dapat menjadi hambatan dalam implementasi akhlak positif.
B. Hikmah;
- Keteladanan guru dan lingkungan sekolah sangat berpengaruh dalam membentuk karakter siswa
- Pembelajaran akhlak harus dikombinasikan dengan praktik nyata, bukan hanya teori.
- Kesabaran dan pendekatan personal sangat penting dalam membimbing siswa yang memiliki kebiasaan kurang baik.
- Rencana Aksi Penerapan Akhlak Mahmudah dan Akhlak Mazmumah dalam
Pembelajaran
1. Menggunakan Metode Keteladanan: Guru memberikan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari.
2. Pembiasaan Sikap Positif: Membiasakan salam, senyum, sapa, tolong-menolong, dan disipiin dalam kegiatan sekolah.
3. Penerapan Reward dan Punishment: Memberikan apresiasi bagi siswa yang menunjukkan akhlak terpuji, serta memberikan teguran edukatif bagi yang berperilaku kurang baik.
4. Mengintegrasikan Akhlak dalam Pembelajaran: Menyisipkan nilai-nilai akhlak dalam semua mata pelajaran, bukan hanya dalam pelajaran agama.
5. Membuat Program Penguatan Karakter: Seperti mentoring akhlak, kajian keislaman, atau kegiatan sosial untuk melatih empati dan kepedulian siswa.
6. Melibatkan Orang Tua: Melakukan kerja sama dengan drang tua untuk menanamkan nilai akhlak yang selaras antara sekolah dan rumah.
(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)
****
Artikel lainnya di google news.
Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.
Pendidikan Profesi Guru
PPG Kemenag
Tribunsumsel.com
Tahun 2025
Tugas Refleksi
Modul Profesional Akidah dan Akhlak
Kunci Jawaban Guru
| 15 Contoh Soal Studi Kasus PPG 2026 dan Kunci Jawaban, Berbagai Aspek Pembelajaran |
|
|---|
| Apa Saja Upaya yang Akan Anda Lakukan untuk Mempelajari Target Perilaku? Kunci Jawaban PPG 2026 |
|
|---|
| Contoh Studi Kasus Strategi Pembelajaran, PPG Guru Tertentu Tahap 1 2026 |
|
|---|
| Apa Upaya Ingin Anda Lakukan Mencapai Tujuan Tindak Lanjut Tersebut? Disiplin Positif, PPG 2026 |
|
|---|
| Jawaban Cerita Reflektif, Bagaimana Anda Sebagai Guru Memandang Penting CASEL Pembelajaran di Kelas? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Contoh-Tugas-Refleksi-Modul-Profesional-Akidah-dan-Akhlak-dalam-PPG-Kemenag-Daljab-2025.jpg)