Kunci Jawaban

Jawaban Modul 7.5 Cinta Tanah Air Bagian 1-5, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta dengan Skor 100

1 dari 10 soal: Dalam perspektif irfan atau tasawuf budaya disebutkan bahwa budaya bisa menjadi wadah dari nama atau sifat tuhan. Bagaimana sikap seo

Pintar Kemenag
PELATIHAN PINTAR KEMENAG - Berikut adalah Jawaban Modul 7.5 Cinta Tanah Air Bagian 1-5, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta dengan Skor 100 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dalam platform Pintar Kemenag, Kementerian Agama (Kemenag) telah membuka pelatihan terbaru berjudul Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Pelatihan ini dimulai kemarin Rabu (22/4/2026) hingga Selasa 928/4/2026) mendatang secara online selama 5 hari berturut-turut.

Ada banyak materi pelajaran yang akan Ibu/Bapak Guru jumpai ketika mengikuti pelatihan tersebut, salah satunya ada pada Modul 7.5 Cinta Tanah Air bagian 1-5 dalam Pancacinta 5: Cinta Tanah Air.

Terdapat 10 latihan soal dalam bentuk pilihan ganda yang bisa Ibu/bapak Guru gunakan sebagai acuan untuk belajar mandiri, tentu saja lengkap dengan kunci jawabannya.

Berikut akan disajikan selengkapnya.

____________

Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta - Pintar Kemenag 2026

Modul 7.5 Cinta Tanah Air

[Kumpulan Soal:]

1 dari 10 soal

Dalam perspektif irfan atau tasawuf budaya disebutkan bahwa budaya bisa menjadi wadah dari nama atau sifat tuhan. Bagaimana sikap seorang muslim yang moderat dalam memandang kesenian daerah berdasarkan pernyataan tersebut?

A. Mengapa budaya sebagai hiburan duniawi yang memiliki hubungan dengan spiritialitas.

B. Mendukung selama kesenian tersebut mendatangkan kebaikan terutama keutungan finansial bagi umat

C. Menerima hanya jika kesenian tersebut menggunakan atribut keagamaan.

D. Menghargainya sebagai bentuk keindahan ciptaan manusia yang merefleksikan keagungan tuhan.

Jawaban: D

2 dari 10 soal

M. Natsir dan D.N. Aodoy adalah musuh bebuyutan secara ideologi di parlemen. Aidit sering menyerang Natsir dengan caci maki dalam sidang, namun Natsir selalu membalas dengan data yang rapi dan sapaan yang sangat santun. Di luar sidang, keduanya bahkan bisa minum teh bersama di kantin sebagai sesama anak bangsa, karena bagi Natsir perbedaan gagasan tidak boleh mematikan rasa kemanusiaan. Apa intik dari prinsip "adab di atas ilmu" yang di praktikkan oleh Muhammad Natsir tersebut?

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved