Kunci Jawaban

Khutbah Jumat 17 April 2026 Akhir Bulan Syawal 1447 H, Singkat dan Mudah Dipahami

Artikel ini berisi teks khutbah Jumat 17 April 2026 yema akhir bulan Syawal 1447 hijriyah, singkat dan mudah dipahami.

Freepik
ILUSTRASI - Khutbah Jumat 17 April 2026 Akhir Bulan Syawal 1447 H, Singkat dan Mudah Dipahami 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sampaikan khutbah Jumat 17 April 2026 mengenai akhir bulan Syawal 1447 hijriyah, menggunakan materi dalam artikel ini.

Adapun judul khutbah dalam artikel ini adalah "Peningkatan Iman dan Taqwa di Akhir Bulan Syawal"

KHUTBAH PERTAMA 

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرْهُ وَنَعْوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّه فَلا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِل فلا هادي له أشهد أن لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهَ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
اللهُمَ صَلَّ وَسَلَّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Para Hadirin sidang Jum'at Rahimakumullah.

Marilah sama-sama kita panjatkan puji serta syukur kita kepada Allah swt, yang senantiasa memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita, kenikmatan yang begitu banyak sehingga tdak ada kemampuan bagi kita untuk menghitungnya.

Diantara kenikmatan-kenikmatan tersebut, salah satu yang paling utama patut kita syukuri yaitu nikmat iman. Karena dengan iman, Alhamdulillah kita memiliki kemampuan untuk beribadah dan melaksanakan perintah-perintah Allah, salah satu diantaranya pada hari ini kita melaksanakan ibadah Shalat jumat.
Maka dengan ibadah yang dilandasi dengan iman, setidaknya kita memiliki harapan akan mendapatkan ampunan Allah sehingga dijauhkan dari siksa neraka, dan dimasukkan ke dalam surga-Nya Alloh. Amin...

Shalawat serta salam, semoga senantiasa tercurah kepada junjunan alam, Nabi besar, Muhammad saw. Juga kepada keluarganya, kepada para sahabatnya, dan juga kepada seluruh pengikutnya hingga akhir zaman. Semoga kita semua dimasukkan ke dalam golongan pengikutnya Nabi Muhammad saw yang senantiasa taat dan cinta kepada Allah dan Rosulnya, dan mendapatkan Syafaatnya di yaumil Akhir.

Para Hadirin sidang Jum'at Rahimakumullah.

Pada kesempatan ini, saya selaku khatib diwajibkan menyampaikan wasiat taqwa khususnya untuk diri pribadi, dan umumnya untuk seluruh kaum Muslimin, marilah sama-sama kita bertaqwa kepada Allah dengan ketaqwaan yang sebenar-benarnya. Menjalankan semua perintah Allah dengan tulus dan iklhas, dan menjauhi semua larangan-Nya

Alhamdulillah Sekarang ini kita tengah berada di Jum'at terakhir bulan Syawal 1447 H. hampir 30 hari sudah Ramadhan meninggalkan kita, tapi keberkahan dan kenikmatannya masih terasa hingga sekarang. Pada saat ini Kita tidak memiliki kepastian, apakah di tahun mendatang kita masih bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan atau tidak,

Keutamaan-keutamaan Ramadhan yang tidak dimiliki di bulan lain, mungkinkah kita akan diberikan kesempatan untuk mengisinya kembali, ataukah Allah akan memanggil kita sebelum sampai pada bulan tersebut. Kita juga tidak pernah tahu, apakah ibadah-ibadah kita selama bulan Ramadhan kemarin diterima oleh Allah atau tidak.

Dua hal inilah yang menjadikan sebagian salafus shalih berdoa selama enam bulan sejak Syawal hingga Rabiul Awal agar ibadahnya selama bulan Ramadhan yang telah lalu diterima, lalu dari Rabiul Awal hingga sya'ban berdoa agar dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan berikutnya.

Para Hadirin sidang Jum'at Rahimakumullah.

Arti syawal adalah peningkatan. Demikianlah seharusnya orang yang beriman meningkat dakam kualitas ibadah hingga meraih derajat taqwa, menjadi muttaqin Setelah diasah selama bulan Ramadhan,
Akan tetapi, yang terjadi di masyarakat justru sebaliknya. Syawal menjadi bulan penurunan kualitas diri, juga penurunan ibadah.
Sebagian diantaranya adalah masjid-masjid kembali sepi, shalat lima waktu kembali lemah. Orang-orang kembali mengikuti hawa nafsu, seperti, menggunjing, Mengumpat, emosional, dan lain-lainnya. ini sudah bertolak belakang dengan arti Syawal? seperti mengotori kain putih yang tadinya telah dicuci dengan bersih? Jadilah ia kembali penuh noda.

Para Hadirin sidang Jum'at Rahimakumullah.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved