Masuk Perguruan Tinggi Negeri

20 Latihan Soal UTBK SNBT 2026 Potensi Kognitif, Referensi Belajar Mandiri

Kumpulan 20 latihan soal UTBK SNBT 2026 Potensi Kognitif sebagai referensi siswa untuk belajar mandiri.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
UTBK SNBT 2026 - Grafis ilustrasi kumpulan 20 Latihan Soal UTBK SNBT 2026 Potensi Kognitif yang bisa dijadikan referensi siswa saat belajar mandiri. Pelaksanaan ujian dijadwalkan 21 sampai 30 April 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM -  Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dijadwalkan selama 10 hari,  21 sampai 30 April 2026. 

Di antara persiapan yang bisa dilakukan peserta seleksi adalah berlatih soal. 

Pada artikel berikut Tribunsumsel.com menyajikan 20 latihan soal UTBK SNBT 2026 Potensi Kognitif yang bisa dijadikan referensi bagi peserta saat belajar mandiri. 

Perlu diketahui tes potensi kognitif bertujuan untuk mengukur dan mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, serta memecahkan masalah (problem solving) kompleks.

Selengkapnya, 20 latihan soal UTBK SNBT 2026 diolah dari laman scribd herlyanka official  nomor 619647301 diakses Selasa, 14 April 2026. 

____________

Latihan Soal UTBK SNBT 2026 Potensi Kognitif


1. Pada suatu semester di sekolah Azik terdapat 3 siswa yaitu Zeze, Eni, dan Uus dengan nilai ujian yang beragam. Nilai Zeze yang paling tinggi adalah 90. Nilai Eni tidak pernah mencapai 71, selalu di bawahnya. Nilai Uus selalu lebih tinggi dari 69. Sistem nilai di sekolah tersebut selalu menggunakan bilangan bulat. Manakah kejadian yang tidak mungkin terjadi pada semester tersebut?

A. Nilai Uus sama dengan nilai Eni dan nilai Zeni lebih kecil dari Uus.
B. Nilai Uus lebih tinggi dari Eni tapi lebih rendah dari pada Zeni.
C. Nilai Zeni lebih tinggi dari pada Eni tapi lebih rendah dari Uus.
D. Nilai Eni lebih tinggi dari pada Uus tapi lebih rendah dari Zeni.
E. Nilai Uus, Zeni, dan Eni sama.

Jawaban: D


2. Waktu istirahat sekolah, Akul bersedia untuk dititipi jajanan sehingga teman-temannya tidak perlu ke kantin. Namun, Akul hanya membolehkan setiap orang menitipkan satu jajanan saja. Bianca, Caca, Dika, dan Era berniat memesan dengan beberapa kondisi. Kalau tidak ada siomay, Bianca ingin seblak. Caca memesan keripik. Jika keripik tidak ada, Caca mau bakso. Dika memesan seblak atau siomay. Era memesan jajanan yang sama dengan Akul. Akul sendiri berniat untuk membeli keripik. Ternyata jajanan yang tidak tersedia adalah siomay, sisanya tersedia. Dengan begitu, apa saja jajanan yang dibeli Akul?

A. Seblak dan keripik.
B. Seblak, bakso, dan keripik.
C. Siomay dan keripik.
D. Keripik dan bakso.
E. Tidak ada jawaban yang tepat.

Jawaban: A


3. Dua tim yang masing-masing terdiri dari 15 orang akan dikirim ke bulan untuk melakukan ekspedisi selama 7 hari.
Manakah yang pasti membuat selisih nilai rata-rata tes kesiapan antar kelompok menjadi paling kecil?

Kelompok | Nilai rata-rata tes kesiapan | Jumlah orang 
Graha | 91 | 15
Aktiva | 72 | 15

A. Memindahkan 2 anggota Graha dengan nilai tertinggi ke kelompok Aktiva.
B. Menukar 4 anggota kelompok Graha dengan 4 anggota kelompok Aktiva.
C. Menukar 3 anggota Graha dengan nilai terendah dengan 3 anggota Aktiva dengan nilai tertinggi.
D. Menukar 2 anggota Aktiva dengan nilai terendah dengan 2 anggota Graha dengan nilai tertinggi.
E. Memindahkan 2 anggota Aktiva dengan nilai terendah ke kelompok Graha.

Jawaban: D

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved