PINTAR Kemenag
Jawaban Modul 3.5 Penanganan Academic Misconduct, Pelatihan Pintar Kemenag
Artikel ini berisi kunci jawaban soal Modul 3.5 Penanganan Academic Misconduct, Pelatihan Pintar Kemenag.
TRIBUNSUMSEL.COM - Modul 3.5 Penanganan Academic Misconduct adalah bagian dari pelatihan Academic Misconduct Pintar Kemenag.
Pada modul 3.5 ini, terdapat 10 soal yang harus diselesaikan secara tepat oleh para peserta.
Selengkapnya, inilah soal Modul 3.5 Penanganan Academic Misconduct beserta kunci jawabannya.
1 dari 10 soal
Apa langkah terakhir dalam investigasi academic misconduct...
A. Mendokumentasikan seluruh proses investigasi
B. Menyusun laporan baru untuk keperluan internal
C. Memberikan pelatihan tambahan kepada pelanggar*
D. Melakukan wawancara ulang dengan saksi
2 dari 10 soal
Apa yang menjadi tantangan terbesar dalam menegakkan sanksi terhadap pelanggar academic misconduct di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan....
A. Terlalu banyaknya pelanggaran yang tidak terdeteksi*
B. Kurangnya sumber daya manusia untuk melakukan investigasi
C. Adanya rasa takut dari pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan keras
D. Ketidakjelasan peraturan yang mengatur academic misconduct
3 dari 10 soal
Seorang peneliti sedang mengerjakan penelitian dan merasa tertekan untuk menghasilkan data yang sesuai dengan hipotesis awal. Apa yang seharusnya dia lakukan untuk menjaga etika penelitian...
A. Mengabaikan hasil yang tidak sesuai dengan hipotesis dan hanya melaporkan data yang mendukungnya
B. Menyusun data secara jujur dan melaporkan temuan yang sebenarnya meskipun hasilnya tidak sesuai dengan harapan*
C. Mengubah data agar mendukung hipotesis yang diinginkan untuk mempercepat proses publikasi
D. Membagikan data yang telah diubah kepada kolega untuk mendapatkan umpan balik yang lebih baik
4 dari 10 soal
Apa yang dimaksud dengan academic misconduct...
A. Pelanggaran nilai etika pribadi
B. Tindakan yang melibatkan kecurangan finansial
C. Kesalahan administratif dalam penelitian
D. Perilaku yang melanggar integritas akademik seperti plagiarisme atau manipulasi data*
5 dari 10 soal
Didapati bahwa ada salah satu siswa/mahasiswa telah menggunakan karya orang lain dalam tugas akhir, namun dengan dalih bahwa dia tidak mengetahui bahwa itu adalah plagiarisme. Apa sikap yang seharusnya diambil oleh pengajar....
A. Memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperbaiki tugasnya dan memberikan pembelajaran tentang plagiarisme*
B. Mengabaikan masalah ini karena mahasiswa tersebut tidak berniat untuk melanggar aturan
C. Menegur mahasiswa, tetapi tidak memberikan sanksi apapun karena tidak ada niat buruk.
D. Memberikan nilai buruk pada tugas tersebut tanpa memberikan kesempatan untuk memperbaikinya, karena ini adalah pelanggaran serius
6 dari 10 soal
Siapa pihak yang berwenang menerima laporan academic misconduct....
A. Tim pengawas ujian
B. Komite etika atau dosen terkait*
C. Kepala program studi
D. Teman sekelas
7 dari 10 soal
Dalam studi kasus, mahasiswa menyerahkan tugas tanpa mencantumkan referensi. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah...
A. Menghapus tugas dari sistem akademik
B. Melaporkan kasus tersebut ke pihak rektorat
C. Memberi sanksi langsung kepada mahasiswa
D. Memverifikasi keaslian tugas menggunakan perangkat lunak anti-plagiarisme*
8 dari 10 soal
Bagaimana cara terbaik untuk mencegah plagiarisme saat menulis tugas akademik....
A. Menulis tugas tanpa merujuk pada sumber apa pun agar tidak perlu mengutip
B. Mengandalkan teman sekelas untuk menulis tugas dan mengutipnya dengan benar
C. Menyalin sebagian kecil teks dari sumber dan mengubah beberapa kata
D. Menggunakan sitasi yang tepat untuk setiap informasi yang diambil dari sumber eksternal*
9 dari 10 soal
Dalam sebuah penelitian, seorang dosen menemukan bahwa data yang digunakan oleh rekan penelitinya sudah dimanipulasi agar sesuai dengan hipotesis yang diinginkan. Apa langkah terbaik yang harus diambil oleh dosen tersebut...
A. Menyembunyikan masalah ini dan berharap masalah tersebut tidak terdeteksi oleh pihak lain.
B. Mengabaikan masalah ini untuk menjaga hubungan profesional dan mengharapkan hasil penelitian tersebut diterima begitu saja
C. Mengonfrontasi rekan peneliti dengan masalah ini dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki data atau menarik laporan tersebut sebelum dipublikasikan*
10 dari 10 soal
Mengapa penting adanya pembinaan terhadap pelanggar academic misconduct selain pemberian sanksi...
A. Untuk memperbaiki perilaku pelanggar agar tidak mengulang kesalahan yang sama*
B. Agar pelanggar dapat kembali melakukan pelanggaran lebih terencana
C. Agar pelanggar dapat tetap mempertahankan posisi akademiknya
D. Untuk menciptakan ketakutan sehingga tidak akan ada lagi pelanggaran di masa depan
Baca juga: Jawaban Modul 3.7 Budaya Akademik yang Berintegritas, Pelatihan Academic Misconduct
Baca juga: Kunci Jawaban Modul 3.11 Klasifikasi Aktivitas dalam Penataan Acara - Bagian 2, Pintar Kemenag 2026
Baca juga: Kunci Jawaban Modul 3.7 Mencegah Bullying - Best Practice, Pintar Kemenag 2026
CATATAN: Tanda bintang (*) yang terdapat pada pilihan ganda adalah kunci jawabannya.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news
| Jadwal dan Materi Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta/KBC Angkatan 2, Pintar Kemenag 2026 |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.2 Pengantar Academic Misconduct, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.4 Etika Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pendidikan, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.7 Budaya Akademik yang Berintegritas, Pelatihan Academic Misconduct |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.2 Konsep Perkembangan Remaja, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pintar Kemenag |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Jawaban-Modul-35-Penanganan-Academic-Misconduct-Pelatihan-Pintar-Kemenag.jpg)