Banjir di Palembang
Ada 50 Titik Genangan Air di 18 Kecamatan Palembang yang Berlangsung Lebih Dari Satu Hari
Upaya ini dilakukan secara berkolaborasi dengan dinas terkait, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- PUPR Palembang mencatat sekitar 50 titik genangan di 18 kecamatan yang bertahan lebih dari satu hari,
- Penanganan dilakukan melalui pembersihan dan normalisasi drainase secara kolaboratif
- PUPR menyebut penyebab utama genangan adalah sedimentasi dan sampah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang mencatat, dari 18 kecamatan ada sekitar 50 titik genangan yang berlangsung lebih dari satu hari.
Sementara untuk titik-titik genangan yang lebih singkat ditangani Tim Reaksi Cepat (TRC) yang turun ke lapangan.
"Tim Reaksi Cepat kami turun bekerja sama menyisir semua titik-titik yang tersumbat, baik oleh sampah maupun material lain di aliran sungai dan saluran drainase," jelas Plt Kadis PUPR Palembang Kemas Haikal, Senin (15/12/2025).
PUPR Palembang mengaku, terus menggencarkan upaya mitigasi masalah drainase melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran air di seluruh kota.
Upaya ini dilakukan secara berkolaborasi dengan dinas terkait, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
"Kami terus berkolaborasi, termasuk dengan meminjam peralatan dari dinas lain untuk mengoptimalkan penanganan. Seperti di lokasi Kambang Iwak, kami juga mendapat backup peralatan," katanya.
Ia menambahkan, dalam mengantisipasi dana menindaklanjutinya, pihaknya menyiapkan pompa penanggulangan banjir seperti di Simpang Lima dalam keadaan stand-by dan berfungsi dengan baik, bekerjasama dengan Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPP) kota Palembang.
"Untuk pompa portable, saat ini tersedia di Simpang Lima dan Kambang Iwak. Sedangkan jumlah pompa mobile yang tepat masih dalam proses pendataan, menyusul adanya pembongkaran saluran di daerah Kambang Iwak dan di lokasi lainnya," paparnya.
Baca juga: Waspada Curah Hujan Tinggi dan Air Kiriman, BPBD Musi Rawas Imbau Masyarakat Siaga Banjir
Baca juga: Daftar 6 Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor, Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
Ditambahkan Haikal, menurut analisis sementara sebagian besar genangan air disebabkan oleh saluran yang tidak lancar akibat sedimentasi yang cukup tinggi.
Selain itu, perilaku membuang sampah sembarangan oleh masyarakat juga menjadi hambatan besar bagi kelancaran aliran air.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih tertib dalam membuang sampah. Jangan membuang sampah sembarangan karena itulah yang sering menyumbat aliran air," pesannya.
Ia juga mencontohkan penanganan di daerah KM 12, yang masih dalam proses pembangunan saluran drainase yang lebih memadai.
Dengan upaya mitigasi dan normalisasi yang terus digalakkan, diharapkan masalah genangan air di Kota Palembang dapat semakin diminimalisir, terutama saat menghadapi musim hujan.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Diguyur Hujan, Jalan Demang Lebar Daun Terendam Lagi, Waspada ini 11 Titik Rawan Banjir di Palembang |
|
|---|
| Palembang Banjir Lagi, Jalan Sudirman hingga Angkatan 45 Kembali Terendam dan Picu Kemacetan |
|
|---|
| BMKG Prediksi Hujan Deras yang Mengguyur Palembang Bakal Berlangsung Hingga Pukul 21.00 WIB |
|
|---|
| Ratu Dewa Ungkap Penyebab Banjir di Palembang, Bakal Bentuk Satgas di Setiap Kecamatan |
|
|---|
| Daftar Titik Lokasi Banjir di Palembang Usai Diguyur Hujan Deras Menurut Pemkot Palembang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ada-50-Titik-Genangan-di-18-Kecamatan-Palembang-yang-Berlangsung-Lebih-Dari-Satu-Hari.jpg)