Kamis, 30 Juli 2026

Berita Palembang

Pelajar SMK di Palembang Jadi Korban Begal, Awalnya Pelaku Minta Antar Melihat Anaknya yang Sakit

Dihadapan petugas, kejadian tersebut berlangsung di Lorong Majapahit VI Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring, Palembang. 

Tayang:
Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Andi Wijaya
MELAPOR - Korban Saat Melapor ke Polrestabes Palembang Pada Rabu (22/10/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelajar SMK Mediatama bernama Reno Saputra (15) harus kehilangan sepeda motornya.

Hal tersebut terjadi setelah ia menjadi korban begal pada Selasa (21/10/2025) yang lalu.

Modusnya, awalnya pelaku meminta antar korban dan akhirnya melancarkan aksinya.

Atas kejadian tersebut, membuat Reno didampingi orang tuanya Lekat (47) melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Rabu (22/10/2025).

Dihadapan petugas, kejadian tersebut berlangsung di Lorong Majapahit VI Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring, Palembang

Awalnya, Reno sedang makan di kawasan belakang Bank Sumsel Babel, Lalu, ia dihampiri oleh pelaku yang tak dikenal.

Saat itu, pelaku mau meminjam handphone untuk menelpon, namun tak diberi karena Reno tak ada kuota.

"Awal itu pak, dia tanya Hp anak saya hendak pinjem buat telepon. Namun tidak ada paket, dan pelaku batal pinjem hp dengan alasan buat telepon anak," kata Lekat.

Baca juga: Aksi Brutal Begal di Empat Lawang, Bacok Kepala Lansia yang Hendak ke Sawah Demi Rampas Motor

Baca juga: Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang Ringkus Komplotan Begal Bersenjata di Tiga Lokasi

Tak diberi Hp, pelaku lantas hendak meminjam motor korban untuk melihat anaknya yang sedang sakit.

Namun, karena takut motornya hilang, saat itu korban ikut bersama pelaku.

"Pinjem motor pak. Terus anak saya ikut dibonceng. Kemudian anak saya di ajak muter muter ke pasar Induk, pasar ikan dan pasar ritel untuk mengelabui anak saya ," bebernya. 

Sesampainya di kawasan Jalan Pangeran Ratu, kemudian pelaku menyetop kendaraannya dan menyuruh korban turun untuk mengambil sendal pelaku yang jatuh.

Selanjutnya, pelaku lantas pergi meninggal korban.

"Nah saat di TKP itulah pelaku menjatuhkan sandalnya, dan anak saya disuruh mengambil sandal pelaku. Ketika anak saya turun dari motor. Saat itulah pelaku langsung kabur meninggalkan anak saya di TKP ," bebenya. 

Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan 1 unit sepeda motor Vario 125 berwarna merah Bermopol BG 3486 AEV .

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved