Cuaca Sumsel Hari Ini
Prakiraan Cuaca di Sumsel 9-11 Mei 2026, BMKG Ingatkan Waspada Hujan dan Berpotensi Banjir
Hujan itu diprediksi akan berdurasi singkat dengan intensitas sedang hingga lebat atau hanya berada di level waspada.
Penulis: Hartati | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- BMKG Ingatkan hujan tiga hari beruntun hari ini hingga lusa
- Peringatan hujan ini level waspada yakni hujan ringan hingga deras.
- Masyarakat diingatkan waspada banjir khususnya di Muratara karena masih banjir
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.
Hujan diprediksi akan melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel selama tiga hari berturut-turut pada akhir pekan ini, mulai Sabtu hingga Senin, 9–11 Mei 2026.
Hujan diperkirakan bakal turun mulai pagi, Sabtu (9/5/2026) di wilayah di OKI disusul daerah lain sing hingga nanti malam.
Hujan itu diprediksi akan berdurasi singkat dengan intensitas sedang hingga lebat atau hanya berada di level waspada.
Masyarakat diminta waspada terhadap dampak hujan deras ini berupa bencana hidrometoleorologi atau banjir karena hujan deras ini juga waspada hujan disertai petir dan potensi banjir lokal.
Apalagi di sungai Musi diprediksi air sungai pasang maksimal 3,6 meter dini hari ini pada pukul 01.00 WIB.
Air muara suangi musi sendiri diprediksi bakal pasang mulai pukul 18.00-01.00 WIB puncaknya.
Air muara sungai musi diprediksi hanya akan surut tujuh jam saja yakni pukul 10.00-17.00WIB hari ini dengan ketinggan air 1-0,8 meter saja.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini berbasis curah hujan level waspada tiga hari berturut-turut ini sehingga masyarakat yang beraktivitas lancar karena bisa menyesuaikan dengan kondisi cuaca atau bisa mempersiapkan sebelumnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Hari Ini Jumat 24 April 2026, Palembang Diprediksi Bebas Hujan
Meski saat ini di Sumsel sudah masuk musim pancaroba atau perubahan cuaca dari musim hujan ke musim panas, namun tetap diprediksi terjadi potensi hujan sedang hingga lebat ini disebabkan oleh oleh beberapa dinamika atmosfer, antara lain, Madden-Julian Oscillation (MJO) adalah aktivitas gelombang atmosfer intraseasonal di wilayah tropis yang bergerak dari Samudra Hindia ke Pasifik setiap 30-60 hari, membawa potensi awan hujan skala luas.
MJO berada di kuadran 2 (Indian Ocean), sehingga berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat, khususnya wilayah Sumsel.
Penyebab lainnya yakni lilai OLR (Outgoing Longwave Radiation) di wilayah Sumsel secara umum bernilai negatif, mengindikasikan kondisi atmosfer yang cenderung lebih aktif secara konvektif.
Adanya pola belokan angin (shearline) yang mengakibatkan perlambatan dan penumpukan massa udara, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Selatan, terutama di wilayah Musi Rawas Utara.
Terakhir, faktor kelembapan udara pada lapisan 850 - 500 mb di wilayah Sumatera Selatan cukup basah berkisar antara 60 persen - 100 % juga menjadi penyebab banjir.
"Masyarakat diminta waspada dampak potensi hujan sedang hingga lebat tersebut," kata Kepala Stasiun Meteorologi SMB II, Siswanto MSi.
| Prakiraan Cuaca OKU Timur Senin 1 Juni 2026, Seluruh Wilayah Berawan, Suhu Capai 32 Derajat Celcius |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca di Sumsel 1 Juni 2026, Lahat, Pagaralam Berpotensi Hujan Ringan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca OKU Timur Minggu, 31 Mei 2026, Diprediksi Cerah, Suhu Capai 33 Derajat Celsius |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca di Sumsel 30 Mei 2026,Sejumlah Wilayah di Dominasi Cerah Berawan Termasuk Palembang |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca OKU Timur Sabtu 30 Mei 2026, Didominasi Cuaca Berawan, Suhu Capai 32 Derajat Celsius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Cuaca-di-jalan-Palembang-Sabtu-siang-952026-cerah-tanpa-potensi-hujan.jpg)