Berita Internasional

Konflik Timur Tengah Memanas, Raksasa Produsen Kondom Karex Bhd Terpaksa Naikkan Harga

Ketegangan geopolitik antara Iran melawan aliansi Amerika Serikat dan Israel kini mulai merembet ke industri kesehatan

Tayang:
Editor: Moch Krisna
Istimewa/dok. financial express
PERANG IRAN LUMPUHKAN INDUSTRI KONDOM - Industri kondom India lumpuh akibat perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah karena kekurangan pasokan bahan baku dan lonjakan biaya produksi. Industri kondom di India sangat bergantung pada pasokan minyak silikon dan amonia, yang menstabilkan lateks mentah. 

Ringkasan Berita:
  • Karex Bhd, produsen kondom terbesar dunia, menaikkan harga produk 20-30 persen akibat gangguan rantai pasok global imbas perang Iran.
  • Lonjakan harga dipicu oleh membengkaknya biaya logistik, mahalnya bahan baku petrokimia, serta durasi pengiriman ke Eropa-AS yang membengkak hingga dua kali lipat.
  • Permintaan global melonjak 30 % , namun stok di berbagai negara menipis karena banyak pasokan tertahan di jalur laut yang tidak stabil.

 


TRIBUNSUMSEL.COM --
 Ketegangan geopolitik antara Iran melawan aliansi Amerika Serikat dan Israel kini mulai merembet ke industri kesehatan reproduksi.

Raksasa produsen kondom dunia asal Malaysia, Karex Bhd, mengumumkan rencana kenaikan harga jual produknya hingga 30 persen akibat terganggunya rantai pasok global imbas konflik bersenjata tersebut.

Chief Executive Officer (CEO) Karex Bhd, Goh Miah Kiat, bahkan menyatakan pihaknya tak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan kenaikan harga lebih jauh jika gangguan distribusi logistik akibat konflik di Timur Tengah tersebut terus berlarut-larut.

Selain faktor biaya, Karex saat ini tengah menghadapi lonjakan permintaan yang signifikan.

Hal ini diperparah dengan melambungnya biaya logistik dan keterlambatan pengiriman yang membuat stok barang di tangan pelanggan jauh lebih rendah dari tingkat normal.

"Situasinya jelas sangat rapuh, harga-harga mahal... Kami tidak punya pilihan selain memindahkan biaya tersebut saat ini kepada pelanggan," ujar Goh dalam sesi wawancara bersama Reuters, Selasa (21/4/2026) melansir dari Tribunnews.com

 

Pemasok Utama Global Terdampak

Sebagai informasi, Karex merupakan pemain kunci di industri alat kontrasepsi dunia dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari 5 miliar kondom setiap tahunnya.

Perusahaan ini adalah pemasok utama bagi merek-merek ternama seperti Durex dan Trojan.

Tak hanya sektor komersial, Karex juga menyuplai kebutuhan sistem kesehatan negara seperti NHS di Inggris, serta berbagai program bantuan kemanusiaan global yang dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Langkah Karex untuk menaikkan harga menambah daftar panjang perusahaan manufaktur, termasuk produsen sarung tangan medis, yang kini bersiap menghadapi kemacetan rantai pasok.

Perang Iran telah menekan arus energi dan petrokimia dari Timur Tengah, yang secara otomatis mengganggu pengadaan bahan baku industri.

 

Biaya Produksi Melambung

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved