Haji 2026

Rendang Terlalu Pedas Bagi JCH, Dinkes Sumsel Sarankan Diganti Ayam dan Ikan, Hindari Kopi dan Soda

Selain makanan, Dinkes juga tidak menganjurkan konsumsi minuman seperti soda dan kopi.

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Syahrul Hidayat
MENU JCH - Dinkes Sumsel bersama Balai Karantina Kesehatan Kelas I Palembang melakukan uji kelayakan makanan (food test) yang disiapkan oleh katering maskapai Saudi Arabia Airlines saat di Asrama Haji Palembang, Jumat (17/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dinkes Sumsel memastikan makanan bagi jemaah haji selama penerbangan aman dan layak konsumsi setelah uji kelayakan bersama pihak terkait.
  • Menu yang terlalu pedas dan asam seperti rendang tidak direkomendasikan, dan akan diganti dengan olahan ayam atau ikan yang lebih ringan untuk mencegah gangguan pencernaan.
  • Selain itu, jemaah dianjurkan menjaga kondisi kesehatan dan vaksinasi ditargetkan rampung dalam pekan ini sebelum keberangkatan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan memastikan makanan yang akan disajikan selama penerbangan bagi jemaah haji asal Sumsel dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

Kepastian ini disampaikan setelah Dinkes Sumsel bersama Balai Karantina Kesehatan Kelas I Palembang saat melakukan uji kelayakan makanan (food test) yang disiapkan oleh katering maskapai Saudi Arabia Airlines.

Dalam uji coba tersebut, disajikan beragam menu, mulai dari hidangan utama seperti nasi putih dengan lauk daging dan sayuran, hingga aneka olahan ikan dan capcay.

Selain itu, tersedia pula pilihan roti dan kudapan, seperti roti kari, roti cokelat, roti keju, muffin, serta buah-buahan.

Kepala Dinkes Sumsel yang juga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Trisnawarman, mengatakan bahwa dari hasil uji tersebut pihaknya memberikan sejumlah catatan penting terkait menu makanan.

“Makanan yang terlalu pedas dan asam tidak cocok untuk jemaah haji, terutama selama penerbangan. Seperti rendang yang cenderung pedas, tidak direkomendasikan karena berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan,” kata Trisnawarman, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Tanggal Berapa Lebaran Haji 2026? Cek Tanggal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Baca juga: Bandara SMB II Palembang Layani 16 Kloter Embarkasi dan Debarkasi Haji, Mulai 22 April 2026

Ia menjelaskan, gangguan pencernaan yang menyebabkan jemaah terlalu sering ke toilet dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan selama penerbangan. Oleh karena itu, menu rendang akan diganti dengan olahan ayam atau ikan yang lebih ringan dan mudah dicerna.

Selain makanan, Dinkes juga tidak menganjurkan konsumsi minuman seperti soda dan kopi.

Jemaah disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi air putih, teh, atau susu selama perjalanan.

Dalam satu kali penerbangan, setiap jemaah akan mendapatkan dua kali makanan utama dan dua kali makanan ringan.

“Rekomendasi tersebut telah kami sampaikan kepada pihak katering maskapai sebagai bahan evaluasi sebelum menu disajikan kepada jemaah,” tambahnya.

Selain memastikan kelayakan konsumsi, Dinkes Sumsel juga mengimbau calon jemaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan, dengan memperhatikan pola makan, istirahat yang cukup, serta membatasi aktivitas di tengah kondisi cuaca.

Sementara itu, untuk persiapan kesehatan lainnya, Dinkes memastikan proses vaksinasi jemaah haji asal Palembang hampir rampung.

Beberapa jemaah di daerah yang belum divaksin saat ini tengah dijangkau oleh tim kesehatan.

“Dalam pekan ini ditargetkan seluruh vaksinasi, baik polio, meningitis, maupun COVID-19, dapat diselesaikan,” katanya.
 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved