Info Orang Hilang

Siswi SMA Asal Bangka Hilang Usai Pamit ke Pelabuhan Tanjung Api-api, Keluarga Lapor Polisi

Meisya Davilia (18), pelajar kelas 3 SMA di Bangka, hilang setelah berpamitan menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api Palembang.

Penulis: andyka wijaya | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Sripoku.com/Ehdi Amin
LAPOR ORANG HILANG -- David Hendra (43) saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (8/4/2026). Putri David, Meisya Davilia (18) menghilang setelah berpamitan berangkat ke Bangka melalui Pelabuhan Tanjung Api-api. 

Ringkasan Berita:
  • Meisya Davilia (18), pelajar kelas 3 SMA di Bangka, hilang setelah berpamitan menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api Palembang.
  • Sebelumnya, Meisya sempat menyampaikan kepada keluarga bahwa akan bertemu dengan teman-teman di pelabuhan.
  • Dari keterangan pihak travel, Meisya sudah diturunkan ke terminal pelabuhan dan sejak itu keberadaannya tak diketahui.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- David Hendra (43), melaporkan hilangnya sang putri ke SPKT Polrestabes Palembang

Meisya Davilia (18), anak David, sudah menghilang sejak Minggu (5/4/2026) dan hingga berita ini diturunkan, remaja tersebut belum ditemukan. 

Di hadapan petugas, warga Jalan Anggrek, Kecamatan IT III, Palembang ini menuturkan terakhir anaknya sempat berpamitan kepadanya hendak pulang ke Bangka.

Setelah itu, Meisya berangkat dari rumah menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api menggunakan travel.

“Anak saya pergi dari rumah itu pada hari Minggu pagi kemarin, naik travel jurusan ke Tanjung Api-Api. Tujuannya mau ke Bangka ke tempat mamanya, sejak dari situlah enggak ada kontak lagi,” kata David setelah melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (8/4/2026) pagi.

David mengatakan, saat itu anaknya berangkat sendirian.

Anaknya sempat menyampaikan kepada keluarga bahwa akan bertemu dengan teman-teman di pelabuhan.

“Pengakuan anak saya, ia akan berangkat bersama temannya yang sudah menunggu di pelabuhan. Jadi janjian di Pelabuhan Tanjung Api-Api,” ungkapnya.

Sedangkan ibu Meisya, yakni Nova, mengatakan bahwa anaknya masih berstatus pelajar kelas 3 SMA di Bangka. 

Sebelumnya, Meisya sempat berada di Palembang dengan alasan mengikuti kegiatan sekolah.

“Anak saya sekolah kelas 3, ke Palembang ngakunya ada acara sekolah,” kata Nova.

Namun setelah ditelusuri, pihak keluarga menduga alasan tersebut tidak benar.

“Sebenarnya tidak ada acara itu, Pak. Tidak ada acara-acara sekolah itu saat kami konfirmasi,” tegasnya.

Namun, ibunya menyebut sempat ada teman-teman gim daring yang datang ke rumah.

“Yang intinya dia itu terakhir ada kawan-kawan gim daring yang datang ke rumah. Ada tiga laki-laki, satu perempuan yang ke rumah,” beber Nova.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved