Arus Mudik 2026
Arus Balik 2026 Menguat, Polda Sumsel Siagakan Skenario One Way di Jalur Tol
Polda Sumsel siap melakukan skenario one way situasional pada arus balik Lebaran 2026.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Ditlantas Polda Sumsel menyiapkan skenario one way situasional pada arus balik Lebaran 2026.
- Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, mengatakan hingga saat ini arus lalu lintas masih lancar di kedua arah, namun personel di lapangan tetap disiagakan.
- Data menunjukkan dinamikan peningkatan arus lalu lintas di saat arus balik ini dari kereta api, bus, termasuk di ruas tol dan tranportasi udara.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Polda Sumsel siap melakukan skenario one way situasional pada arus balik Lebaran 2026.
Satgas Ditlantas Polda Sumsel bersama Polres jajaran telah melakukan simulasi dan koordinasi dengan pengelola jalan tol untuk memastikan rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara cepat dan efektif.
Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, menyatakan kesiapan penuh menghadapi puncak arus balik.
"Dari data yang Polda Sumsel dan jajaran himpun, arus balik sudah bergerak. Seluruh kekuatan kami siap, termasuk skenario one way. Kami pastikan setiap pemudik mendapat pengawalan maksimal," ujar Anis, Selasa (24/3/2026).
Terpisah, Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, mengatakan bahwa hingga pagi ini sementara skema one way belum diberlakukan karena arus lalin masih cenderung lancar.
"Kalau one way situasional saja. Saat ini arus lalin masih lancar di kedua arah," kata Maesa.
Baca juga: Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran 2026, Hindari Jalintim Palembang-Jambi
Maesa menegaskan personel di lapangan tetap siaga jika one way dibutuhkan sewaktu-waktu.
Ia mengimbau pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.
"Jika tidak bisa melanjutkan perjalanan karena mengantuk, silakan istirahat di rest area terdekat ataupun pos pelayanan," katanya.
Berdasarkan data, pergerakan penumpang menunjukkan perubahan pola yang signifikan.
Di moda kereta api, jumlah kedatangan (2.363 penumpang) lebih tinggi dibanding keberangkatan (1.831 penumpang), menandakan arus balik mulai dominan.
Terminal bus dan transportasi udara menunjukkan pergerakan yang relatif seimbang, dengan total mobilitas harian sekitar 47 ribu penumpang.
Data lima ruas tol strategis menunjukkan dinamika arus balik yang semakin jelas.
Tol Terpeka menjadi jalur dengan volume tertinggi. Sementara itu, Tol Kapal Betung dan Tol Betajam mencatat jumlah kendaraan keluar lebih tinggi dibanding masuk, menandakan pergerakan menuju Palembang meningkat.
Tol Palindra dan Tol Indralaya-Prabumulih masih menunjukkan arus masuk yang lebih dominan, namun dengan tren kenaikan signifikan.
Jumlah penumpang keberangkatan di pelabuhan dan dermaga penyeberangan turun drastis, sedangkan penumpang kedatangan justru mendominasi.
Penumpang berangkat pada saat arus mudik mencapai lebih dari 119 ribu menjadi hanya sekitar 14 ribu penumpang keberangkatan pada saat arus balik.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Dikira Masih di Kursi Belakang, 2 Anak Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol di OKI, Begini Nasibnya |
|
|---|
| Momen Istri Pemudik Tertinggal di Minimarket Sungai Lilin Muba, Pinjam HP Polisi Telepon Suaminya |
|
|---|
| Lipsus : Diskon Tarif Tol JTTS Berlaku hingga 29 Maret, 21 Ribu Kendaraan Padati Ruas Tol Kapal |
|
|---|
| Kondisi Jalintim Palembang-Betung di Arus Balik Lebaran 2026, Titik Rawan Macet Masih Lancar |
|
|---|
| 3 Orang Tewas Kecelakaan Selama Arus Mudik-Balik Lebaran di OKU Timur, Polisi: Jadi Perhatian Serius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Arus-Balik-Menguat-Skenario-One-Way-Disiagakan-di-Jalur-Mudik-Sumsel.jpg)