Idul Fitri

1.103.379 Keluarga di Sumsel Babel Dapat Bantuan Pangan, Demi Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Bulog
PENYALURAN BANTUAN PANGAN - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat, dimana sebelumnya telah dilakukan secara simbolis di Gudang Bulog Kenten. 

Ringkasan Berita:
  • Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan Minyakita kepada lebih dari 1,1 juta keluarga di Sumsel dan Babel jelang Idulfitri 2026.
  • Total bantuan mencapai 22 ribu ton beras dan 4,4 juta liter minyak goreng untuk menjaga stabilitas harga serta pasokan pangan.
  • Program ini diharapkan meringankan beban masyarakat, terutama kelompok rentan, di tengah kenaikan kebutuhan jelang Lebaran.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menjelang Idulfitri 2026, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Total bantuan yang disalurkan mencapai 22.067.580 kilogram beras atau setara 22.067 ton, serta 4.413.516 liter Minyakita.

Bantuan tersebut diberikan kepada 1.103.379 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di Sumsel Babel. 

Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani, mengatakan dari total penerima tersebut, sebanyak 968.499 PBP berada di Sumatera Selatan dan 134.880 PBP di Bangka Belitung.

“Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menstabilkan harga dan pasokan menjelang Idulfitri. Kami mulai menyalurkan 22.067.580 kilogram beras dan 4.413.516 liter Minyakita kepada lebih dari 1,1 juta penerima,” kata Mersi, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Jelang Idulfitri, Pemkab OKU Timur Sidak Pasar dan Gudang Bulog, Pastikan Harga Stabil-Stok Aman

Baca juga: Minyakita Langka dan Harga Kacang Kedelai Naik, Kejari Lubuklinggau Gelar Sidak ke Pasar dan Bulog

Menurutnya, tren kenaikan harga pangan kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

“Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” katanya.

Distribusi bantuan dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Bulog juga memastikan kualitas beras yang disalurkan dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

Penyaluran bantuan ini mengacu pada surat penugasan dari Badan Pangan Nasional Nomor 204 sebagai bagian dari program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

"Setiap penerima bantuan akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026," ungkapnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved