Berita Palembang

Kisah Faiza Raih Beasiswa LPDP di Columbia University, Sebut Percaya Diri Jadi Kunci Utama

Faiza Ufaira Yusuf, wanita muda kelahiran Palembang menempuh pendidikan magister di salah satu universitas terbaik dunia.

Dokumentasi/Pribadi
RAIH PRESTASI -- Faiza Ufaira Yusuf menempuh pendidikan magister di salah satu universitas terbaik dunia di Columbia University, Amerika Serikat 

Ringkasan Berita:
  • Faiza Ufaira Yusuf, wanita muda kelahiran Palembang menempuh pendidikan magister di salah satu universitas terbaik dunia.
  • Pia, sapaan akrabnya berhasil meraih beasiswa LPDP dan menyelesaikan studi Master of Public Administration (MPA) di Columbia University, Amerika Serikat.
  • Pia memperoleh beasiswa LPDP jalur targeted ASN/TNI/Polri dan menempuh pendidikan selama kurang lebih dua tahun di School of International and Public Affairs (SIPA), Columbia University, New York.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Mimpi sederhana yang tumbuh sejak masa sekolah dasar mengantarkan Faiza Ufaira Yusuf menempuh pendidikan magister di salah satu universitas terbaik dunia. 

Perempuan kelahiran Palembang, 1 April 1995 ini berhasil meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan menyelesaikan studi Master of Public Administration (MPA) di Columbia University, Amerika Serikat.

Faiza, yang akrab disapa Pia, menceritakan bahwa keinginannya untuk kuliah ke luar negeri berangkat dari dorongan personal.

Sejak kecil, ia telah membayangkan belajar di luar negeri, meski belum memahami secara pasti bidang maupun tujuan studinya.

Seiring waktu, mimpi tersebut berkembang menjadi kesadaran bahwa pendidikan bukan semata soal gelar akademik.

“Menuntut ilmu adalah tentang mengasah keberanian dan mengenal diri sendiri. Pengalaman seperti ini tidak bisa dibeli,” kata Pia, Kamis (29/1/2026) .

Pia memperoleh beasiswa LPDP jalur targeted ASN/TNI/Polri dan menempuh pendidikan selama kurang lebih dua tahun di School of International and Public Affairs (SIPA), Columbia University, New York.

Selama kuliah, ia menghadapi tantangan besar, baik secara akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sistem pembelajaran di Amerika Serikat menuntut mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan daftar bacaan yang panjang.

Keberanian menyampaikan pendapat menjadi hal yang sangat penting karena setiap kontribusi pemikiran mahasiswa dihargai.

“Diskusinya sangat intens. Kita dilatih untuk berani berpendapat dan berpikir kritis,” kata Pia anak dari pasangan Weny Ramdiastuti dan Akhmad Yusuf Wibowo. 

Berbagi pengalaman meraih beasiswa, Pia menekankan pentingnya persiapan yang matang, mulai dari kelengkapan administrasi seperti sertifikat bahasa Inggris, ijazah, hingga penulisan esai.

Ia menilai, kunci utama adalah adanya benang merah antara latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, rencana studi, dan kontribusi setelah lulus.

“Semua itu harus tergambar jelas dalam esai dan juga saat wawancara,” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved